Main Area

Pelantikan dprd mimika

Main

Polsek Miru Ungkap Kasus Pembunuhan di Jalan Elang

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto, S. IK, MH didampingi Kapolsek Miru AKP P Ida W, SE, S.IK saat menggelar Press Rilis/ Foto: Tim

Timika, Tabukanews.com, Kepolisian Sektor Mimika Baru, Sabtu (3/8) menggelar Press rilis terkait dugaan tindak pidana pengeroyokan yang dilakukan oleh tiga orang tersangka berinisial AHS, WWM alias Wiwi, SL alias Saril terhadap Clay Andre Numberi hingga meninggal dunia, kejadian tersebut terjadi di jalan Elang Kelurahan Dingo Narama, pada Minggu 3 Desember 2017 lalu.

proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan oleh oleh Unit Reskrim Polsek Mitu berdasarkan  Laporan Polisi Nomor : LP/ 671/XII/2017/Papua/Res Mimika, pada tanggal 03 Desember 2017, dan diterbitkan surat perintah penyelidikan Nomor SP-Lidik / 81 / XII / 2017 / Reskrim, Tanggal 03 Desember 2017, dan surat perintah penyidikan Nomor : SP-Sidik / 44 / VII / 2019 / Reskrim, tanggal  13 Juli 2019.

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto, dalam pres rilis tindak pidana pengeroyokan tersebut mengatakan, Proses penyelidikan pun telah dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Miru namun tidak membuahkan hasil lantaran masyarakat yang berada disekitar TKP tidak koperatif untuk memberikan keterangan, sehingga kasus tersebut telah dilakukan supervisi dan menjadi atensi dari Polda Papua.

berbagai upaya telah dilakukan oleh Penyidik dengan penempatkan informan dan menyusup langsung ke lokasi TKP dan pada Juli 2019 dan mengetahui saksi kunci AHS telah datang dari Kabupaten Nduga yang bekerja sebagai tukang potong kayu.

Berdasarkan informasi tersebut Unit Reskrim melakukan pengintaian terhadap AHS, sekira pukul 23.30 Wit Tim Opsnal Polsek Miru dipimpin kanit Reskrim Polsek Miru Ipda Andi Suhidin melakukan penangkapan terhadap diduga AHS, dari hasil keterangan AHS Selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap WWM di jalan Hasanuddin SL dan selanjutnya melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut.

dari tangan tersangka penyidik Polsek Miru mengamankan sebilah pisau yang digunakan untuk menikam korban.

"Ada titik terang setelah tersangka AHS ditangkap dan dinterogasi, kemudian keterangan itulah selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap tersangka lainnya di dua tempat berbeda," kata Kapolres saat press rilis di Mapolsek Miru, Sabtu (3/8).

Lanjut Kapolres, atas perbuatan ketiga terhadap yang mana melakukan pengeroyokan hingga menghilangkan nyawa orang sehingga, mereka dikenakan padal Primer pasal 338 subsider pasal 170 ayat (2) ke 3 lebih subsider pasal 351 ayat (3) KUHPidana, dengan ancaman pidana paling lama 15 tahun.

"Primer pasal 338 subsider pasal 170 ayat (2) ke 3 lebih subsider pasal 351 ayat (3) KUHPidana, dengan ancaman pidana paling lama 15 tahun," ujarnya.

Sementara itu salah satu tersangka lainnya berinisial SJ yang mana melakukan penghasutan pada saat mengejar korban dikenakan pasal 160 KUHP terkait Pengahasutan, yang mana berkas perkaranya terpisah dari tiga tersangka kasus pengeroyokan tersebut.

 "Untuk JS berkasnya terpisah, kalau dia melakukan penghasutan," ungkapnya.

Kejadian pembunuhan yang dilakukan oleh 3 tersangka pada awal Desember tahun 2017 lalu, yang mana pada saat itu ketiga tersangka sedang berada di pangkalan ojek jalan Elang, tiba-tiba korban berlari dari arah lorong mesjid Alfurqan kearah jalan elang Timika dalam kondisi dikejar sambil diteriaki pencuri beberapa orang yang mengejarnya.

kemudian tigas tersangka merespon dan mencegat korban kemudian memukul korban hingga terjatuh dengan posisi tengkurap kemudian tersangka WWM mengeluarkan pisau yang dibawanya dan menikam korban pada bagian belakang, selanjutnya tersangka pergi meninggalkan korban.

pada saat yang bersamaan salah seorang warga Philipus Tamher yang melintasi jalan tersebut menggunakan mobil kemudian dihentikan oleh AHS untuk membantu mengevakuasi korban ke RSUD Mimika, namun tim Dokter RSUD Mimika menyatakan korban sudah meninggal dunia dalam perjalanan ke RSUD.

"Kejadian ini pada tanggal 3 Desember 2017, pada saat itu tersangka lagi duduk di pangkalan ojek tiba-tiba korban dikejar sambil diteriaki pencuri, ketiga tersangka mencegat korban dan menganiaya korban selanjutnya menikam," (Tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika