Main Area

Pelantikan dprd mimika

Main

Polres Mimika Ungkap Spesialis Curanmor Gunakan Kunci T

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto, S. IK, MH didampingi Kasat Reskrim Polres Mimika AKP I Gusti Anantha saat menggelar Press Rilis Kasus Curanmor / Tim Tabukanews.com

 

Timika, Tabukanews.com - Kepolisian Resor Mimika menggelar press rilis kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) terhadap 3 pelaku beserta Barang Bukti berupa 6 sepeda motor yang digelar Jumat di Halaman Sentra Pelayanan Polres Mimika, Jumat (26/7).

Menurut Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto dalam pengungkapan tersebut, tiga pelaku yang masing-masing diamankan adalah PPS alias I (otak pencurian), M alias R, WY alias W baru sekali ini melakukan pencurian.

“Dua pelaku masih di bawah umur atau di bawah 17 tahun,” ujarnya.

Kapolres Agung Marlianto memastikan dari enam sepeda motor yang diamankan tersebut, tiga unit diantaranya sudah diketahui pemiliknya berdasarkan Laporan Polisi (LP) yang diterima. Sedangkan tiga unit kendaraan lainnya masih dalam penyelidikan.

“Enam kendaraan ini semuanya dihilangkan nomor rangka dan nomor mesinnya. Supaya untuk mengelabui petugas maupun korbannya. Termasuk bentuk dan warnanya juga sudah diubah dari warna standar,” sambung Kapolres Agung Marlianto.

Adapun Tempat Kejadian Perkara (TKP) terjadinya pencurian motor tersebut dijelaskannya masing-masing terjadi di empat tempat. Masing-masingnya adalah eks Pasar Swadaya di 2 tempat, Pasar Sentral dan CP Kuala Kencana serta salah satu Cafe di sekitaran kota.

“Penangkapan ketiganya dilakukan di tiga lokasi berbeda yang pasti di tengah jalan,” sebutnya.

Kendaraan yang dicuri tidak dijual melainkan dipergunakan untuk aktifitas sehari-hari pelaku maupun rekan-rekannya.

“Ini berbeda dengan pelaku Curanmor yang lainnya. Para pelaku mengambil barang korban hanya untuk digunakan oleh kelompoknya atau pribadi mereka masing-masing dan dipinjamkan kepada teman-temannya,” jelasnya.

Sedangkan ketiganya melakukan pencurian tersebut dengan menggunakan kunci letter T. kunci letter T dijelaskan Kapolres Agung Marlianto digunakan untuk merusak tempat kunci aslinya hingga nantinya bisa distarter. “Hanya membutuhkan waktu kurang lebih dari semenit,” tutupnya.

Ketiganya sendiri dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara 7 Tahun. (Tim).

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika