Main Area

Main

Polres Mimika Press Release Penyebar Video Dukungan Terhadap Papua Merdeka

Foto: Press Release Tersangka Penyebar Video Dukungan Terhadap Papua Merdeka / Dok.Tabukanews.com

Timika, Tanukanews.com - Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Mimika Menggelar Press Release terkait mengupload dan menyebar video seorang anak kecil yang memberikan dukungan kepada Papua Merdeka pada pertengahan Agustus 2018 yang dilakukan oleh tersangka berinisial AY.

"Kasus ini bermula dari informasi dari masyarakat terutama netizen dimana ada meng-upload video seorang anak kecil yang masih duduk di bangku TK oleh tersangka berinisial AY yang menyampaikan yel-yel tentang satu ideologi yang berseberangan dengan NKRI atau tentang Papua Merdeka," kata Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto S. IK. MH usai melaksanakan Press Release di halaman Sentra Pelayanan Polres Mimika di jalan Cendrawasih Selasa (28/8).

Kejadian bermula saat video yang diupload oleh tersangka mendapat tanggapan dari warga net (netizen) sehingga langsung direspon oleh Reskrim Polres Mimika setelah menelusuri sekolah dimana anak tersebut sekolah. Pada malamnya pihak Kep berhasil mengamankan tersangka dikediamannya di komplek Bumi Kamoro Indah SP4 untuk dilakukan pemeriksaan.

"Kemudian kita lakukan penelusuran terhadap sekolah dimana anak tersebut memakai seragam TK dan berkoordinasi dengan pihak sekolah, akhirnya pada tanggal (24/8) hari Kamis malam kami berhasil amankan tersangka tanpa melakukan perlawanan selanjutnya kita lakukan pemeriksaan," jelasnya.

Kapolres menjelaskan, pihaknya tidak melakukan penangkapan terhadap anaknya. Sebab anak tersebut hanya sebagai objek untuk dibuatkan video oleh ayahnya.

"Untuk putranya itu kita kenakan sebagai saksi dan kita kembalikan kepada orang tuanya. Karena kurang tahu kejadian ini dipandu langsung oleh ayahnya AY, jelasnya.

Dari tangan tersangka, Sat Reskrim Polres Mimika mengamankan barang bukti berupa 3 buah laptop dan 3 buah handphone milik tersangka. Sementara itu pasal yang disangkakan terhadap tersangka pasal 45 A ayat (2) undang-undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

"BB yang kita amankan 3 laptop dan 3 buah smartphon. Terhadap kejadian tersebut kita kenakan pasal 45 ayat 2 UU ITE nomor 18 tahun dimana ancaman pidananya cukup tinggi sehingga yang bersangkutan kita lakukan proses penahanane," terangnya.

Berdasarkan keterangan dia melakukan ini atas kemauan sendiri dan tidak ada paksaan dari orang lain dan belum ada kaitannya dengan organisasi manapun.

Sejauh ini. Kata Kapolres, pihaknya dibantu Satgasus Polri sedang mendalami kasus tersebut apakah pembuatan video dan penyebarannya ada keterlibatan pihak atau organisasi tertentu atau tidak.

"Saat ini Polres Mimika dan Satgasus Polri sedang mendalami kasus ini apakah yang bersangkutan begin dadi organisasi manapun atau tidak," ungkapnya. (Rfl).

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika