Main Area

Main

Polisi Terus Selidiki Dugaan Pemerasan Pejabat Pemkab Mimika

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto/Foto: Tim

Timika, Tabukanews.com, Penyidik Kepolisian Resor Mimika, Papua terus menyelidiki kasus dugaan pemerasan terhadap sejumlah pejabat Pemkab Mimika oleh oknum tidak bertanggung jawab dengan mencatut nama Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto dan Kasat Reskrim Polres Mimika AKP I Gusti Agung Ananta Pratama.

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto kepada wartawan Sabtu, (17/8) mengatakan dari penelusuran yang dilakukan oleh penyidik Satuan Reskrim Polres Mimika, pelaku diketahui menghubungi para korban menggunakan dua nomor telefon seluler dari Makassar, Sulawesi Selatan.

Para korban yang dihubungi tersebut, katanya, kebetulan terkait dengan proses hukum yang sedang dilakukan Polres Mimika.

"Pelaku menggunakan dua nomor telefon seluler. Dia melakukan pendekatan kepada korban yang ada kaitannya dengan penanganan kasus yang sedang kami lakukan, khususnya kasus korupsi," jelas Kapolres.

Diantara para korban yang mengadukan kasus tersebut ke Polres Mimika, ada yang sudah terlanjur mengirim uang kepada pelaku. 

"Ada dua orang yang dimintai uang, satunya belum sempat transfer, satunya lagi sudah kirim dana Rp15 juta kepada oknum tersebut," katanya.

Para korban ditengarai takut dengan ancaman pelaku untuk menindaklanjuti proses hukum kasusnya yang tengah dalam tahap penyelidikan aparat hukum. 

Kapolres tidak menampik adanya dugaan keterlibatan orang dalam di lingkungan Polres Mimika terkait kasus dugaan pemerasan terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Mimika itu.

"Kalau orang tersebut bisa mengakses data pribadi lalu ada kaitannya dengan permasalahan hukum yang sedang dihadapi oleh para korbannya, berarti yang bersangkutan mendapatkan informasi itu dari dalam. Ini baru sebatas praduga kami, yang jelas selama pelakunya belum ditangkap kami hanya bisa berandai-andai saja karena belum ditunjang dengan bukti-bukti yang sahih,"ujarnya.

Kapolres kembali menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meminta dana sepeser pun dari pihak manapun, apalagi ASN, pengusaha dan lainnya baik secara pribadi maupun kedinasan.

"Saya memastikan tidak pernah melakukan hal seperti itu kepada pihak manapun, apalagi ASN atau pengusaha atau pejabat siapapun. Kalau ada hal-hal seperti itu, tolong berikan nomor hand phone-nya kepada kami untuk kami lacak,"kata Kapolres.(Tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika