Main Area

Pelantikan dprd mimika

Main

Polisi Telusuri Informasi Pelaku Pengerusakan Bendera

TIMIKA, TABUKANews.com  - Kepolisian Resor Mimika terus melakukan penelusuran terkait pelaku pengerusakan bendera merah putih yang dibuang kedalam sungai yang berada di Kelurahan Kamoro Jaya (SP1), Distrik Wania, Sabtu (11/8) sekitar pukul 05.15 WIT.

“Saat ini untuk laporan terkait pengerusakan bendera itu belum ada. Tapi terkait informasi itu kita masih telusuri,” kata Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP I Gusti Agung Anata Pratama saat ditemui diruang kerjanya, Senin (13/8).

Ia mengatakan, saat ini pihaknya belum bisa memastikan pelaku serta motif pengerusakan tersebut, sehingga tidak boleh dikait-kaitkan dengan hal-hal yang dapat merusak keamanan.

“Yang jelas tim kita baik itu dari Opsnal dan lainnya tetap akan menindaklanjuti hal ini,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, menjelang peringatan HUT RI ke 73, peristiwa tak mengenakkan terjadi dimana sebanyak 40 bendera merah putih ditemukan dalam keadaan rusak dan dibuang kedalam sungai yang berada di Kelurahan Kamoro Jaya (SP1), Distrik Wania, Sabtu (11/8) sekitar pukul 05.15 WIT.

“Pada saat pagi hari, warga melihat tiang-tiang bendera yang berada di depan rumah sudah pada roboh. Di tiang hanya menyisakan tali-tali bendera. Diduga bendera tersebut dirobek secara paksa. Dan setelah ditelusuri, bendera-bendera tersebut dibuang di sungai SP1,” ungkap salah seorang warga.

Menyikapi hal ini, Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto mengatakan, pihaknya telah menerima informasi bahwa ada oknum masyarakat yang mengambil dan merusak bendera di satu wilayah. Dari kondisi tersebut, saat ini pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan.

“Dari kejadian tersebut, kami sangat menyayangkan. Dan akan kami tindak sesuai konsekuensi hukum yang berlaku,” kata Kapolres saat ditemui di bandara Mosez Kilangin usai pemusnahan miras dan ribuan anak panah, Sabtu (12/8).

Kapolres mengatakan, menjelang peringatan hari kemerdekaan pihaknya telah berusaha memberikan himbauan kepada masyarakat untuk memasang bendera merah putih dengan tujuan sebagai euforia dalam merayakan kemerdekaan bangsa Indonesia.

“Kalau ada warga yang terbukti merusak bendera maka akan kita proses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Kapolres mengatakan, saat ini sudah ada sebanyak ribuan bendera yang disebar ke setiap Distrik yang ada di Mimika, dengan harapan tidak ada daerah yang tidak memasang bendera merah putih.

“Kita wajibkan para Babinsa, Babinkamtibmas bersama dengan para kepala kampung untuk melakukan pendataan kepada warga yang tidak memasang bendera. Karena semua harusnya wajib memasang bendera,” ujarnya. (Rfl/TB)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika