Main Area

Main

Pilkada Papua Aman dan Bermartabat, : Kapolda Hadir Talk Show Jelang Hari Pencoblosan-

Hadir dalam kegiatan Talk Show yakni, Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar, M.H, Ketua FKUB Papua Pendeta Lipiyus Biniluk, Komisioner Bawaslu, Yakob dan Komisioner KPU Papua Musa Sombuk, /Foto : Dok Tabukabews.com

TIMIKA, TABUKANews.com - Dalam rangka pesta demokrasi di Tanah Papua yang aman, damai dan bermartabat maka digelar acara Talk Show Pilkada  yang menghadirkan tokoh masyarakat ternama untuk berbicara di Gedung Negara  Kota Jayapura, Rabu (6/6/2018).

Hadir dalam kegiatan Talk Show yakni, Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar, M.H, Ketua FKUB Papua Pendeta Lipiyus Biniluk, Komisioner Bawaslu, Yakob dan Komisioner KPU Papua Musa Sombuk, sedangkan Moderator dalam acara tersebut yakni Dewi Kumala.

Dalam Talk Show tersebut membahas tentang bagaimana persiapan yang sudah dilakukan, sampai dengan saat ini sudah berapa persen partisipasi pemilih pada pilkada nanti. Dan Apa langkah strategis yang dilakukan jika ada yang melanggar dalam pilkada, Sosialisasi apa yang telah dilakukan guna membangun SDM yang mampu menciptakan pilkada damai, Evaluasi apa yang dilakukan dari pilkada.

Untuk para tokoh agama, apa saja yang telah di evaluasi dalam penyelenggaraan pilkada, Institusi adat dapat berpartisipasi dalam kegiatan Pilkada,Kerawanan Pilkada termasuk pada kategori tinggi, bagaimana cara menyikapi pelaksanaan Pilkada dengan indeks yang tinggi.

Selain itu, jumlah personil yang akan diturunkan untuk mengamankan dan mengawal Pilkada serta Pendistribusian logistik dan harapan serta imbauan.

Tanggapan Ketua Komisioner KPU Papua, Adam Arisoi yakni; tahapan Pilkada sudah berlangsung dan selama dua bulan ini KPU telah menyelesaikan tahapan Pilkada yaitu kampanye, tahapan penyelenggaraan yakni sudah sampai 80 persen pelaksanaan. Dalam hal pendistribusian logistik Pilkada, semuanya akan dikawal oleh aparat keamanan, kita juga akan berupaya agar logistik sampai tepat waktu.

Dikatakan, untuk cara pendistribusiannya tetap seperti yang sudah ada yang menggunakan pesawat dan kapal motor.

Ketua KPU Papua berharap dan mwmberikan imbauan bahwa, Pilkada merupakan pertarungan orang hebat untuk memperoleh kekuasaan dan  semua bisa saling menerima dan pemilih harus cerdas memilih sehingga mendapatkan pemimpin yang sesuai dengan harapan.

 Penyelenggara harus bersikap adil terbuka dan siap mempertanggungjawabkan apa yang kita kerjakan. Pilkada Papua ini, kita tidak hanya berhadapan dengan orang saja akan tetapi dengan budaya dan nantinya ke depan kita akan lakukan sosialisasi lebih sehingga Pilkada dapat berjalan aman dan damai.

Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar, MH mengatakan, penyelenggaraan Pilkada secara struktural kita telah melakukan pembinaan kepada petugas di daerah agar sesuai dengan peraturan yang ada, langkah pencegahan adalah dengan melakukan sosialisasi terhadap anggota apabila ada pelanggaran kami akan tindak sesuai hukum yang ada.

 Untuk menciptakan Pilkada yang aman, damai dan bermartabat, kata Kapolda Boy, pihaknya telah  bekerjasama dengan tokoh agama maupun stakeholder lain.

Dalam pesta demokrasi ini, Polda Papua menurunkan sebanyak 17.000.000 (Tujuh Belas Ribu) personil, semua personil telah di berikan arahan bahwa pengamanan ini dilakukan secara persuasif Karena ini adalah pesta demokrasi, namun dalam konteks mengeliminir gangguan Pilkada diperlukan juga pengamanan melalui penegakan hukum.

Kapolda Papua juga menyampaikan ucapkan terima kasih kepada KPU, Bawaslu dan stakeholder yang lain yang telah berupaya menciptakan pilkada aman dan damai. 

"Mari kita lakukan kebersamaan melalui doa, karena doa ini dapat menjadi jembatan untuk melaksanakan Pilkada dengan aman dan damai serta kami berharap persatuan dan kesatuan dapat terjaga dengan baik. Kepada para pemilih agar memilih sesuai dengan keyakinan masing-masing. Sedangkan Proses penegakan hukum tidak terjadi pada satu pihak saja akan tetapi semua mempunyai andil yang sama," ucapnya.

Terkait penyelenggara berbalik pada iman sendiri kalau orang takut Tuhan maka semua pekerjaan akan berjalan baik, kalau berjalan dengan aturan pasti tidak terjadi kekacauan artinya semua peserta memahami aturan itu sendiri. Sejauh mana peserta memahami aturan maka sejauh itu Pilkada dapat berjalan, sehingga Bawaslu mengadakan edukasi kepada masyarakat sehingga pilkada berjalan baik.

Sedangkan Komisioner Bawaslu Papua Yakob  mengatakan, di Papua ini kita melaksanakan Pilkada di  7 kabupaten dan satu Pemilihan  gubernur. 

Dikatakan, dalam menghadapi Pilkada diperlukan keterlibatan semua pihak sehingga Pilkada berjalan dengan aman.

Ia berharap, semua pihak mempunyai keinginan yang sama menjadikan Pilkada aman dan damai, akan tetapi pelaksanaan Pilkada kembali kepada niat masing-masing peserta pilkada.

"Kami berharap semua penyelenggara baik itu TNI-Polri serta stakeholders memiliki peran untuk menciptakan pilkada aman dan damai," harapnya.

Sedangkan Ketua FKUB Papua Pendeta Lipiyus Biniluk, berharap pelaksanaan Pilkada akan berjalan aman dan damai untuk memilih pemimpin yang benar-benar didambakan masyarakat.

Ia berharap masalah politik tidak boleh dibawa ke gereja maupun masjid dan tidak boleh bawa politik dalam khotbah agama.

" Kami para tokoh agama yang merupakan penyambung lidah kepada Tuhan dan kami berharap republik Indonesia menginisiasi kegiatan doa dan puasa bersama ini untuk keselamatan bangaa dan negarara,"ujarnya. (tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika