Main Area

Pelantikan dprd mimika

Main

Persoalan 7 Titik Tanah Tetap dan Mengikat, Pemda Tidak Perlu Tinjau Kembali

Ketua Lembaga Masyarakat Suku Amungme (Lemasa) Karolus Tsunme/Foto: Tim/Tabukanews.com

 

Timika, Tabukanews.com - Ketua Lembaga Masyarakat Suku Amungme (Lemasa) Karolus Tsunme mengatakan, sengketa 7 titik tanah antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika dengan pemilik tanah telah diselesaikan melalui jalur hukum dan keputusannya tetap dan mengikat sehingga Pemkab Mimika tidak perlu meninjau ulang status 7 tanah tersebut.

"Pemda akan tinjau kembali 7 titik tanah itu, dan saya mau sampaikan bahwa mungkin penjabat Sekda belum tahu hal itu, karena 7 titik itu sudah disidangkan dan sudah mengikat dan tetap dokumen itu ada di Lemasa cap basah," kata Karolus ketika ditemui jalan Yos Soedarso, Minggu (1/9).

Oleh sebab itu, dalam waktu dekat pihaknya akan bertemu dengan penjabat Sekda untuk membicarakan hal tersebut biar jelas, bahwa ada keputusan bersama antara Pemkab Mimika, lembaga adat dan pemilik tanah, sehingga tidak ada peninjauan kembali dari Pemkab Mimika terhadap status 7 tanah tersebut.

"Kalau ada waktu kami akan ketemu beliau untuk membicarakan soal keputusan tentang penyelesaian pembayaran 7 titik tanah itu berdasarkan keputusan bersama pemerintah lembaga adat dan pemilik tanah," ungkapnya.

Proses hukum telah selesai dan keputusannya mengikat dan tetap sehingga dirinya meminta kepada Pemkab Mimika agar tidak perlu meninjau kembali alias harus diselesaikan pembayaran tanah-tanah tersebut.

"Kami mendesak kepada Pemda untuk bayar, tidak ada lagi tawar menawar dan sudah ada keputusan tetap," katanya. (Tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika