Main Area

pesparawi xiii

Main

Persemi Cup 2 Secara Resmi Dihentikan Panitia Pelaksana

Wasit dan Pemain saat membacakan Sumpah dan Janji pada pembukaan Persemi Cup 2 di lapangan Timika Indah, beberapa waktu lalu/Foto : tim

 

 

TIMIKA, tabukanews.com – Buntut dari beberapa kali terjadinya insiden dalam turnamen sepakbola Persemi Cup 2, dan melalui Rapat Koordinasi dan pertimbangan dalam Rapat yang digelar Sabtu (7/3) sore , Panitia Pelaksana (Panpel) akhirnya menghentikan Persemi Cup 2 yang tengah memasuki Leg 2 dengan mengeluarkan Surat Keputusan Penghentian.

Leg III akhirnya dihentikan total oleh Panitia Pelaksana (Panpel) setelah dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) dengan Nomor : 15/SK/Panpel/TPC-2/III/2020 tertanggal 7 Maret 2020.

Keputusan Penghentian total turnamen Persemi Cup 2 diambil Panpel setelah dilakukannya Rapat Koordinasi seluruh panitia pelaksana dan perangkat pertandingan pada, Sabtu (7/3) Sore di Sekretariat Persemi Cup 2 di Jalan Hasanudin Sempan, Timika, Papua.

Rapat koordinasi yang dipimpin Ketua Panpel Feydi Oroh dan Sekretaris, Har B Mokodompit dan dihadiri oleh seluruh Panpel dan Perangkat Pertandingan memutuskan Turnamen Persemi Cup 2 dihentikan secara total dengan berbagai pertimbangan termasuk saran dan arahan dari Manager Persemi.

Sekretaris Panpel dalam rapat menyampaikan beberapa pertimbangan dan alasan penghentian turnamen dari panpel  yaitu, dengan memperhatikan proses pertandingan leg 2 antara RSI lawan Aruka pada minggu 1 Maret 2020,  memperhatikan proses pertandingan Leg 3 antara Mepastar vs Humbelu pada Jumat 6 Maret 2020 lalu, dimana terjadinya keributan atau insiden yang telah menyederai sportifitas pertandingan.

Alasan lainnya, bahwa dengan melihat, menyaksikan dan mendengarkan penjelasan dari pihak wasit yang memimpin jalannya pertandingan antara RSI dan Aruka, menyaksikan dan mendengarkan penjelasan dari wasit yang memimpin pertandingan antara Mepastar lawan Humbelu serta berdasarkan pengamatan dari Panpel yang mengawasi jalannya pertandingan antara RSI vs Aruka dan Mepastar lawan Humbelu sudah menjurus pada tindakan kriminal yang bisa mengganggu kamtibmas dan mengancam keselamatan pemain, offisial, wasit dan panpel maupun penonton.

Dengan berdasarkan pertimbangan dan saran serta arahan dari Manager Persemi Mimika, maksud dan tujuan penghentian turnamen ini kata Har Mokodompit untuk menjadi pelajaran dan pengalaman bagi semua tim agar kedepan bisa lebih bersikap profesional dan sportif dalam mengikuti turnamen.

Ada beberapa poin yang menjadi dasar diambilnya keputusan penghentian turnamen Persemi Cup 2 yaitu, berdasarkan Peraturan Khusus Pertandingan, Kebijakan Manager Persemi, bahwa tujuan turnamen dilaksanakan untuk mencari bibit bibit pemain terutama anak anak Amungme dan Kamoro, dan demi menjaga Kamtibmas dalam kenyamanan pelaksanaan turname dari awal sampai akhir pertandingan.

Hal lain yang menjadi dasar adalah, bahwa hadiah bukanlah menjadi tujuan utama tetapi bagaimana tim itu dan seluruh offisial dapat bersikap profesional dan dapat bermain pada level kompetisi Liga 3 , Liga 2 dan Liga 1, bahwa melalui turnamen ini memberikan edukasi untuk bagaimana menciptakan supporter yang bertanggungjawab dan berdisiplin serta taat akan aturan/peraturan regulasi dari Panpel dan tidak melanggar hukum yang berlaku di Indonesia.

Selain itu, dua kali Berita Acara yang disepakati dan ditandatangani diatas materai tidak diindahkan sehingga terjadilah insiden yang menodai turnamen, sehingga dengan sangat terpaksa turnamen harus dihentikan dan tidak dilanjutkan lagi.

Dan dalam SK Panpel yang dibacakan oleh Sekretaris, selain menghentikan turnamen Persemi Cup 2 juga diputuskan bahwa, pemain pemain yang masuk dalam penjaringan oleh tim telescouting untuk mempersiapkan berkas berkas, dokumen penting pemain sebagai syarat untuk mengikuti seleksi Persemi dalam mengikuti Liga 3. (tim)

 

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika