Main Area

Main

Perlu Bentuk Tim Khusus Untuk Tangkap Predator Anak

TIMIKA, TABUKANews.com - Kasus kekerasan seksual yang menimpa anak dibawah umur kerap terjadi di Timika. Namun hingga kini, para pelaku belum satu pun yang ditangkap. Hal ini membuat keluarga korban merasa tidak mendapatkan perhatian sama sekali.

Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Mimika, Luky Mahakena saat ditemui Tabukanews,com diruang kerjanya, Sabtu, (24/11) mengatakan, bahwa hingga kini warga Mimika masih terus bertanya-tanya soal keberadaan para predator anak yang mulai beraksi secara beruntun pada bulan April lalu.

"Kita semua ingin tahu, predator anak itu siapa dan mereka ada dimana sekarang, karena belum ada satupun pelakunya buang berhasil ditangkap," tuturnya.

Ia berharap agar Polres Mimika membentuk tim khusus yang didalamnya terdapat beberapa anggota masyarakat serta pegawai P2TP2A yang memang merupakan lembaga yang dibentuk untuk fokus menangani masalah anak.

"Saya rasa memang perlu bentuk Tim khusus untuk sama-sama mengungkap kasus ini. Kita sama-sama tahu bahwa kasus ini adalah kasus besar yang bisa mengancam keberadaan anak& anak-anak dan masa depan mereka," ungkapnya.

Ia berharap agar pihak kepolisian tetap memprioritaskan kasus tersebut untuk segera diungkap, mengingat motif selama ini yang digunakan oleh para pelaku hampir sama, sehingga disinyalir bahwa pelaku adalah orang yang sama.

"Itu yang perlu diungkap untuk mengetahui motif mereka, apakah memang mereka adalah predator anak, Pedofilia, atau memang dengan sengaja ingin membuat kondisi Timika menjadi kacau," ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua P2TP2A Kabupaten Mimika, Andarias Naw mengatakan bahwa kasus tersebut tidak boleh disepelekan, karena sangat mengancam keselamatan generasi penerus bangsa.

"Kita terus berkomunikasi dengan aparat kepolisian dalam hal ini adalah Unit PPA Polres Mimika untuk memastikan sejauh mana proses penyidikannya," imbuhnya. (Evan Soenarie)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika