Main Area

pesparawi xiii

Main

Peringati Hari Malaria, Pemkab Mimika Selenggarakan Berbagai Kegiatan

Mewakili Bupati Mimika, Asisten I Setda Kabupaten Mimika Kristian Karubaba saat melepas secara simbolis melepas balon ke udara/ foto : dok Tabukanews.com

TIMIKA, TABUKANews.com - Pemerintah Kabupaten Mimika menggandeng beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bergerak di bidang kesehatan melaksanakan berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Hari Malaria Sedunia yang jatuh pada tanggal (25/4) lalu.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Asisten I Setda Mimika Kristian Karubaba, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Alfred Douw, Kepala Bappeda Kabupaten Mimika yang juga selaku ketua panitia Hari Malaria Sedunia Simon Motte, Perwakilan LSM Pemuda Indonesia Lawan Aids (Pila) Pater Bert, Kadis Perikanan Kabupaten Mimika Lince Siwabessy, serta pimpinan OPD.

Mewakili Bupati Mimika, Asisten I Setda Kabupaten Mimika Kristian Karubaba mengatakan, menjadi persoalan bersama terkait penanganan Malaria di Mimika dalam hal mencegah  dan memberantas Malaria di Mimika.

Ia menilai sejauh ini ada berbagai instansi dan LSM yang bergerak di bidang kesehatan gencar memberantas Malaria hanya saja belum disambut baik oleh masyarakat.

Oleh sebab itu perlu komitmen bersama Pemkab Mimika bersama masyarakat dalam memberantas Malaria di Timika, agar kedepan dalam membangun generasi muda di Mimika bebas dari malaria.

"Kegiatan melalui dinas kesehatan bersama semua stakeholder menyangkut penyakit malaria. Kita tahu bersama malaria di Timika sangat menonjol untuk itu sesuai dengan apa yang telah disampaikan Kadinkes intinya bagaimana semua masyarakat yang ada di Mimika membangun komitmen bebas malaria di kabupaten dan prestasi bagi generasi penerus," kata Karubaba.

Oleh sebab itu, dirinya meminta kepada Dinkes kabupaten mimika agar bisa bersama-sama dengan masyarakat untuk memberantas Malaria dengan cara membersikan penyuluhan, cara pencegahan dan penanganannya sehingga Timika bisa bebas malaria.

"Kepada aparatur mari kita berikan contoh kebersihan lingkungan sampah supaya ko bisa minimalisir wabah malaria yang ada dilingkungan kita masing-masing. Karena kebersihan itu sangat penting jadi pada kesempatan ini kita lihat Timika sudah menjadi bersih," pintanya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Mimika Alfred Douw mengatakan, sejauh ini Dinkes dan instansi terkait yang serius menangani masalah malaria di Timika telah bekerja maksimal, hanya saja kesadaran masyarakat sangat kurang.

Terbukti, lingkungan sekitar perlu dijaga, apabila sakit harus periksa dan mengambil obat untuk diminum. Namun tidak dilaksanakan dengan baik yaitu tidak menjaga kebersihan lingkungan, tidak minum obat yang teratur, bahkan telah dibagikan kelambu tapi kelambu tersebut digunakan untuk menjaring ikan

"Karena untuk mengundang penyakit itu masyarakat, dan Dinkes hanya menghilangkan Malaria dari pribadi masing-masing dan keluarga. Dengan jaga lingkungan dengan baik karena itu mengundang nyamuk. Dan harus periksa atau kontrol, ada juga yang pergi periksa dapat obat tapi tidak minum obat. Kami juga sudah bagi kelambu tapi tidak pakai malahan dipakai untuk ikan," kata Alfred.

Oleh sebab itu, perlu kerjasama yang baik antara semua pihak sehingga kedepan berdasarkan komitmen bersama Timika bebas malaria. "Perlu komitmen bersama supaya Mimika bebas malaria," harapnya. (tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika