Main Area

Main

Peringati Hari AIDS Sedunia, KNPI Mimika Bagi-bagi Bunga

Peringati Hari AIDS Sedunia,  KNPI Mimika  Bagi-bagi Bunga /Foto: Tim

 

Timika, TabukaNews.com – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)  Mimika,  Minggu (1/12),  mengandeng sejumlah organisasi kemasyarakatan dan pemuda memperingati Hari AIDS Sedunia di kawasan, Bundaran Timika Indah,  sambil membagi-bagi 2000 bunga kepada pengendara roda dua dan roda empat yang melintas.  

Tujuan utama kegiatan ini, menyebarkan pesan moral kepada warga tentang pentingnya menjaga diri dan keluarga dari ganasnya penyakit HIV-AIDS. Apalagi di Papua, HIV-AIDS hingga saat ini masih berstatus endemik. Kampanye dan edukasi  ini didukung Pemkab Mimika, Polres Mimika dan KONI Mimika.

"Kegiatan positif ini untuk menyebarkan pesan moral kepada seluruh masyarakat Mimika agar lebih menjaga diri dari bahaya HIV-AIDS," kata Ketua KNPI Mimika Michael R Gomar.

KNPI Mimika bersama organisasi kepemudaan lainnya, tegasnya akan terus melakukan kegiatan positif, memberi edukasi dan informasi kepada masyarakat. Tugas kepeloporan ada di pundak para pemuda.

"Hal itu sudah jadi tanggung jawab kita sebagai anak bangsa mewujudkan Indonesia yang bebas dari HIV-AIDS," kata Gomar.

Pembagian bunga ini disebar pada enam titik, depan Kantor Pelayanan Polres Mimika, perempatan lampu merah Timika Mall, pertigaan Diana Shopping Center, Bundaran Tugu Perdamaian Timika Indah, perempatan lampu merah Jalan Hasanuddin-Budi Utomo, serta area Bandara Mozes Kilangan Timika.

Hari AIDS Sedunia pertama dicetuskan pada 1988 dan diperingati setiap 1 Desember. Penggagasnya adalah James W Bunn dan Thomas Netter yang bekerja di bagian informasi Global Programme World Health Organization (WHO).

Tidak hanya meningkatkan kesadaran tentang AIDS, peringatan ini juga untuk mengenang mereka yang telah meninggal dunia dalam perjuangan melawan penyakit ini.

Tema Global Hari AIDS Sedunia tahun ini yaitu 'Communities Make the Difference'. Tema ini dipilih karena komunitas memberikan kontribusi yang sangat besar bagi respon AIDS. Maka sudah sangat relevan jika KNPI Mimika menjadi pelopor kampanye tentang HIV-AIDS.

Lalu bagaiamana situasi penularan HIV-AIDS di Mimika?

Dari Laporan Temuan Inveksi dan Kasus HIV-AIDS periode Januari - Juni 2019 Dinas Kesehatan Mimika, sebanyak 187 warga Mimika terinfeksi HIV. 82 diantaranya ditemukan tanpa gejala,  sementara 105 lainnya ditemukan dengan gejala atau sudah di fase AIDS.

 

Temuan itu menggenapi angka 5.095 kasus HIV-AIDS sejak 1996 hingga Juni 2019 di Mimika.

 

Dari data itu juga diketahui pola temuan kasus HIV-AIDS cenderung sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Pola penularannya lebih 90 persen melalui hubungan seksual.

Kasus HIV-AIDS paling tinggi ditemukan pada usia produktif, 25 - 29 tahun, yakni 45 kasus. Usia 20 - 24 tahun sebanyak 34 kasus. Fakta ini tentu harus jadi perhatian serius KNPI Mimika. (Tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika