Main Area

Pelantikan dprd mimika

Main

Penyelesaian Dualisme Lemasa, Jadi Program Karolus

Ketua Lemasa Karolus Tsunme/Foto: Tim

Timika, Tabukanews.com,Ketua Lemasa Karolus Sunme mengatakan, pihaknya akan membentuk tim rekonsiliasi yang terdiri dari tokoh adat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, PT Freeport, untuk menyelesaikan dualisme Lemasa yang mana selama ini membuat masyarakat Amungme menjadi bingung. hal tersebut menjadi program Lemasa kedepan. 

"Sejak saya dikukuhkan menjadi pimpinan Lemasa ini, saya telah melakukan beberapa tugas diantaranya, kami sudah sampaikan hasil penetapan itu baik berita acara, SK penetapan kepada semua instansi baik pemerintah maupun swasta, bahwa telah terjadi pergantian ketua Lemasa karena ketua Lemasa Serius Katagame telah meninggal," kata karolus saat ditemui dikantor Lemasa di jalan Cendrawasih, Rabu (14/8).

Ia menjelaskan, terjadinya dualisme Lemasa menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat. oleh sebab itu, dirinya mempunyai niat baik dengan membentuk tim rekonsilisasi yang mana akan bertugas untuk menyelesaikan dualisme lembaga ini.

"Kedepan kami ada upaya lagi untuk rekonsiliasi diinternal Amungme sendiri bagaimana pandangan publik terhadap dualisme lembaga ini, dan juga evaluasi kelembagaan program yang sudah, dan sedang berjalan dan akan dilaksanakan," jelasnya.

Sementara itu terlepas dari pembentukan tim rekonsiliasi. Kata Karolus, pihaknya juga akan mengembangkan Lemasa sesuai dengan bidang-bidang tugas lemasa yaitu, bidang pendidikan dan pelatihan (SDM), bidang hubungan masyarakat dan kerjasama kemitraan, Bidang usaha kesejahteraan sosial, Bidang adat, seni budaya dan seniman, Bidang kerohanian dan pembinaan mental, Bidang lingkungan hidup, Bidang ekonomi, Bidang pembangunan perumahan, Bidang pertanahan adat, Bidang politik hukum dan HAM, Bidang pendataan penduduk suku Amungme menurut 11 wilayah adat suku amungme, Bidang pemelirian, pengkajian dan perencanaan program kerja lemasa.

"Seperti biro SDM untuk pengembangan SDM, pengelolaan tanah adat, lingkungan hidup, perumahan masyarakat, penelitian tentang wilayah hukum (tapal batas wilayah), kerjasama dengan pemda, dan terkait hak dasar masyarakat adat, juga akan bekerjasama dengan BPN agar lembaga bisa mengeluarkan pelepasan hak tanah untuk mengantisipasi mafia tanah di Mimika," ungkapnya.

Ia berharap, program yang direncanakan bisa dilaksanakan sehingga masyarakat Amungme bisa merasakan dampak positifnya. (Tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika