Main Area

Main

Penembakan Di Portsite Kategori Pelanggaran HAM Berat

TIMIKA, TABUKANews.com -  Sekertaris Komisi 1 Bidang Pemerintahan dan Hukum DPR Provinsi Papua Matea Mameyao, S. Sos mengatakan, kejadian penembakan warga oleh aparat Kepolisian dikategorikan sebagai pelanggaran HAM berat, sebab menembak warga yang tidak terlibat dalam permasalahan yang terjadi.

"Kejadian ini merupakan pelanggaran HAM berat dan kasus ini harus di usut tuntas dan proses hukum pelakunya," kata Matea Mameyao saat ditemui di jalan Cendrawasih, Selasa (6/2).

Menurutnya, ibu yang menjadi korban tidak tahu kejadian yang sebenarnya dan mereka hanya membantu anak yang meminta pertolongan. Namun mereka diberondong peluru oleh aparat keamanan yang berada di TKP. Melihat kondisi yang terjadi. Ia meminta kepada Kapolda Papua agar tidak menempatkan personil dari daerah lain atau Bawa Kendali Operasi (BKO), sebab mereka tidak mengerti kondisi budaya dan adat orang Kamoro serta melakukan pendekatan persuasif bukan pendekatan dengan kekerasan.

"Saya melihat ada pam yang baru jadi saya minta secara tegas kepada Kapolda supaya personil yang bertugas di  Timika harus yang organik bukan BKO, kalau yang mau bertugas di Timika harus tahu adat istiadat yang ada di Timika dan jangan melakukan pendekatan dengan kekerasan tapi pendekatan secara persuasif," terangnya.

Sementara itu terkait dengan tuntutan. Kata Matea, sejauh ini hanya ada pernyataan diatas kertas tapi belum ada tindaklanjutnya. Oleh sebab itu pihak Kepolisian harus menepati janji sesuai dengan batas waktu yang di tebtukan.

"Apa yang diminta oleh masyarakat ada harus dilakukan selama 1 minggu bukan hanya pernyataan saja tetapi harus ada tindaklanjut," tegas Matea. (Jery/dzy/tim)

2018 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika