Main Area

Main

Pencarian Pesawat Tim Fokus di Lembah Tebing

Komandan Lanud  Timika Yohanis Kapiyau,Letkol Pnb Sugeng Sugiharto, S.Sos dalam jumpa pers di Kantor UPBU Mozes Kilangin Timika, Kamis (19/9)/Foto : Tim

Timika,TabukaNews.Com - Upaya pencarian di hari kedua terhadap Pesawat Twin Other DHC 6-400 dengan nomor registrasi PK CDC milik PT Carpediem Aviasi Mandiri yang lost contac  dihentikan sementara dan akan di lanjutkan Jumat (20/9) besok di ketinggian 14.200 feet.

Komandan Lanud  Timika Yohanis Kapiyau,Letkol Pnb Sugeng Sugiharto, S.Sos dalam jumpa pers di Kantor UPBU Mozes Kilangin menyampaikan,bahwa upaya pencarian yang dilakukan oleh tim Basarnas bersama TNI dan Brimob dihari kedua Kamis (19/9) sudah melakukan lima kali penerbangan untuk melakukan penyisiran di lokasi titik terakhir pesawat lost contac,namun tidak membuahkan hasil.

"Sampai saat ini kita belum bisa pastikan dan belum bisa ketahui keberadaan pesawat tersebut,"ungkapnya.

Proses pencarian dengan penerbangan sebanyak lima kali,kata Danlanud itu menggunakan pesawat Twin Otter PK CDJ, helli Caracal,pesawat Twin Otter milik Carpediem,Susi Air dan Twin Otter  milik Carpedium.

"Dari lima kegiatan hari ini belum ditemukan sehingga Tim SAR dan kita melakukan koordinasi untuk menentukan titik utama yang menjadi sasaran pencarian di koordinat yakni 04 derajat 10.65 menit arah selatan 137 derajat 24.48 menit tepatnya di jarak 37,57 nautical pada arah 56 derajat dari Timika,'katanya.

Dijelaskan Danlanud,bahwa titik ini terbaca di spider trak yang terbaca di pabrik pesawat maupun di maskapai,sehingga dari titik ini diperikaran jarak lima mile lintasan pesawat kedepan terjadinya lost contac berada di ketinggian 14.200 feet.

"Sehingga titik tersebut akan menjadi pencarian utama,"jelasnya.

Lanjut Danlanud,pada pencarian Jumat (20/9) besok itu direncakan ada empat penerbangan,yakni penerbangan pertama oleh Susi Air pada pukul 05.30 wit  kemudian dua pesawat Twin Other milik PT Carpedium di jam yang berbeda yakni pukul  05.45 wit dan pukul 07.15 wit,serta pesawat CN 235 TNI AU pukul 06.30 wit.

"Jadi teknisnya lama perjalanan itu selama 15 menit bertolak dari Bandara Mozes Kilangin, kemudian mereka akan melakukan penyisiran dan pencarian selama 30 menit.Ini akan dilakukan secara bergantian kerena kondisi cuaca di Timika cepat berubah sehingga kegiatan lebih di optimalkan,"terangnya.(Tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika