Main Area

bayar pajak daerah
pesparawi xiii kab mimika
PON XX Papua

Main

Penandatanganan PKS, 833 Personil Polri Siap Amankan Obvitnas PT FI

Timika,TabukaNews.com – Berdasarkan Keputusan Presiden nomor 63 tahun 2004 tentang Pengamanan Objek Vital Nasional, dimana merupakan tugas pokok Kepolisian untuk melakukan pengamanan terhadap Objek Vital Nasional. Maka, Rabu (10/2/21), bertempat di Ruang Puncak Cartenz Hotel Horison Timika telah dilaksanakan penandatanganan naskah Perjanjian Kerjasama (PKS) PT Freeport Indonesia dengan Polda Papua tentang bantuan pengamanan dan penegakkan hukum pada PT Freeport Indonesia. Penandatanganan Perjanjian Kerjasama tersebut dilakukan oleh Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw dan Vice President Security dan Risk Management PT. Freeport Indonesia Arif Nasuha. Guna menjamin keamanan di wilayah objek vital nasional (Obvitnas), PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Polda Papua kembali teken perjanjian kerja sama (PKS) untuk jangka waktu tiga tahun ke depan. Kapolda Papua menyebutkan, dalam PKS tersebut sebanyak 833 personel kepolisian akan berkesinambungan akan ditugaskan dalam melakukan pengamankan di Objek Vital Nasional (Obvitnas) PTFI. "Poin-poin PKS ini, diantaranya fungsi kepolisian melakukan pengamanan termasuk melayani dan melindungi semua aktifitas operasional PTFI, masyarakat di lingkungan PTFI serta masyarakat Mimika pada umumnya," ujarnya Waterpaw didampingi petinggi Polda Papua dan Manajemen PTFI usai penandatanganan PKS. Kapolda mengatakan, penandatanganan PKS tersebut mempunyai landasan hukum yaitu Keputusan Presiden (Kepres) nomor 63 tahun 2004 terkait pengamanan objek vital nasional. Selain itu, juga ada peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) nomor 4 tahun 2017 yang mengatur tentang pengamanan objek vital nasional di bidang energi dan mineral “Di dalam UU Kepolisian nomor 2 tahun 2002 juga diatur tentang pelaksanaan tugas kepolisian secara umum maupun khusus.” Jelasnya. Lanjut Kapolda, Sebelumnya juga sudah dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama Polda Papua dengan PTFI pada tahun 2019 yakni nota kesepakatan oleh Kapolri dan Presdir PTFI di Jakarta. “Itu berarti diamanahkan kepada kepolisian untuk melakukan pengamanan bersama pihak PTFI. Namun, dalam implementasinya ada beberapa petugas juga membantu mengamankan jalannya aktifitas dan menjaga operasional seperti Satpam yang sudah ditunjuk dan dipercaya," ujarnya menambahkan. Sementara itu, Vice President Security Risk Management (SRM) PTFI, Arief Nasuha mengatakan, dalam PKS tersebut bukan hanya unsur Polri, tetapi juga ada unsur TNI sesuai yang tertera dalam Kepres nomor 63 tahun 2004 . "Ini adalah sinergitas TNI dan Polri untuk mengamankan PTFI. Kami mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Kapolda Papua yang telah mendukung pengamanan di wilayah PTFI," ujarnya. Bersyukur karena hari ini kita dapat melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Polda Papua. dirinya juga berharap dukungan penuh dari Polda Papua untuk kegiatan operasional dalam bentuk Satuan Tugas Operasi yang sudah kita lakukan secara terus-menerus. Hadir dalam kegiatan tersebut selain Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw, juga Karo Ops Kombes Pol. Jeremias Rontini S. IK., Para Pejabat Utama Polda Papua, Vice President Security dan Risk Management PT. Freeport Bapak Arief Nasuha, Manager Security Operation Center / SOC PT. Freeport Bapak Richard Thomas, Manager Security Logistic & Support Bapak Willmore Tambunan, dan TA. SRM PT. Freeport Brigjen TNI (Purn) Raharyono. (tim)
2021 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika