Main Area

Main

Pemkab tidak Serius Terhadap Masalah Perlindungan Anak

TIMIKA, TABUKANews.com - Anggota Komisi B DPRD Mimika, Gerson Harold Imbir menegaskan Pemerintah Kabupaten (pemkab)  Mimika melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) tidak serius belum serius mengangani masalah perlindungan anak di Kabupaten Mimika.  

 

Pasalnya,  pada hari anak nasional BP3AKB sama sekali tidak melakukan peringatan atau kegiatan apapun yang dapat memacu semangat anak-anak terlebih korban kekerasan di Kabupaten Mimika. 

 

"Saya sangat menyayangkan tidak adanya peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada Senin (23/7) kemarin.  Saat ini kami lihat banyak anak-anak terlantar yang hingga saat ini tidak ditangani dengan baik. Selain tidak ditangani bisa saja tidak ada pendampingan dari OPD-OPD ini,”kata Gerson saat ditemui di Graha Efata ketika mengikuti tes kejiwaan calon anggota legislatif, Selasa (24/7).

 

Gerson menilai masih ada banyak hal yang harus diperhatikan BP3AKB termasuk melindungi dan mendampingi anak dari tindak pelecehan baik itu pemerkosaan dan kekerasan.  Selama ini ada dana yang dianggarkan pemerintah kenapa tidak dipakai untuk membiayai kegiatan-kegiatan seperti itu. 

 

"Tapi kami lihat sampai saat ini tidak berjalan maksimal. Bila ada dana kurang setiap pengusulan program silahkan datang diskusi dengan kami dan sehingga kita akan kawal baik sehingga tidak ada suka coret-coret usulan anggaran ini," tegas  Gerson. 

 

Gerson mengakui sejauh ini peran BP3AKB belum maksimal terhadap perlindungan anak. Buktinya masih banyak kasus-kasus kekerasan dan pemerkosaan serta kekerasan yang menimpa anak  Mimika.  Selain itu tidak ada tindaklanjuti dengan hukum positif  yang lebih maksimal maka para predator terus lakukan itu.  Setidaknya ada gerakan dari OPD ini bekerjasama dengan semua OPD dan elemen masyarakat untuk awasi sama-sama sehingga kasus ini turun drastis. 

 

"Kami mengharapkan pemerintah dan kepolisian dapat menindak tegas para pelaku.  Selain itu Bupati kami harapkan dapat menegaskan OPD terkait  untuk dapat lebih berperan aktif terhadap perlindungan anak. Usulan program dari dinas yang mempersiapkan SDM seperti ini perlu dikawal betul sehingga jangan ada coret-coret lagi," tegas Gerson. 

 

Gerson menambahkan peringatan hari anak nasional itu penting dirayakan agar komunikasi antara anak dengan sesamanya termasuk dengan OPD terkait dan instansi pemerintah pada umumnya dapat tersalurkan secara baik.  Perhatian terhadap anak, perampuan dan mereka yang membutuhkan perhatian khusus harus lebih efektif dan ini butuh peran OPD terkait agar lebih gesit. Bupati perlu memperhatikan dengan baik OPD-OPD ini karena mereka ujuug tombak mempersiapkan masa depan generasi muda Mimika ini kedepan.    

 

"Hari anak kemarin itu harusnya dirayakan karena ini  mencerminkan Pemkab serius terhadap perlindungan  anak di Kabupaten Mimika.  Bagaimana kita mau ciptakan Mimika Kota ramah anak sementara lembaga (OPD) yang mengurus anak saja tidak peduli dengan soal anak,"tegas Gerson. (tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika