Main Area

pesparawi xiii
ulang tahun ke 36

Main

Pemkab Mimika Sudah Ambil Lebih Dulu Lunsum PT FI U$3,2

 Area pertambangan PT Freeport Indonesia/ foto : Dok

TIMIKA, TABUKANews.com - Pajak dari PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk Tahun 2018-2019 yang berjumlah U$ 6,4 juta sudah diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika. Dengan demikian terjadi penurunan total Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mimika.  

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika, Drs Dwi Cholifah, MSi kepada wartawan saat ditemui pada Jumat (2/3) mengatakan, lunsum dalam bentuk pajak yang terdiri dari Pajak Mineral Bukan Logam, Pajak Penerangan Jalan dan Pajak Air Tanah yang sudah diambil oleh Pemkab Mimika. Dengan adanya penurunan PAD tahun ini, Bapenda berusaha menyiasati dengan menggenjot pontensi sektor pajak lainya untuk menambah PAD.

 “Lansam itu satu tahun US3,2 juta. Kalau kita ambil lebih dulu untuk dua tahun yakni 2018 dan 2019 yang nilainya sebesar US6,4 juta, maka tahun ini terjadi penurunan PAD dari tiga sektor ini yang bersumber dari PTFI,” kata Dwi Cholifah.

Menurut Dwi jika dirupiahkan dengan kurs rupiah saat ini terhadap dollar AS, berarti kurang lebih Rp84 milyar sudah diterima Pemkab Mimika. Meski dalam 2018 terjadi penurunan PAD dari tiga sektor pajak dari PTFI karena sudah diambil lebih dulu oleh pemkab, namun PAD tahun ini masih berkisar diangkaRp 200 miliar.

Meski dua tahun ini tiga jenis pajak dari PTFI ini sudah masuk, salah satu pajak lainya yakni Tailing Manajement Systim (TMS) yang tidak dibayar mulai 2017 lalu, karena masalah pajak air permukaan di Provinsi Papua yang masih bergulir di Pengadilan.

 “Pengaruh juga, namun PAD masih dikisaran Rp200 M, karena ada lagi TMS itu mereka tidak bayar lagi mulai tahun kemarin karena masalah pajak air permukaan itu yang pajak provinsi masih bergulir di pengadilan,” terang Dwi. (tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika