Main Area

pesparawi xiii
HUT Republik Indonesia Ke 75
HUT Republik Indonesia Ke 75
HUT Republik Indonesia Ke 75

Main

Pemkab Mimika Sedang “Godok” Penentuan Tapal Batas Wilayah

Bupati Mimika Eltinus Omaleng/Foto: tim

Timika,TabukaNews.com - Terkait tidak jelasnya tapal batas Kabupaten Mimika yang mengakibatkan banyak wilayahnya yang sudah dicaplok oleh Kabupaten lain, membuat Bupati Mimika Eltinus Omaleng SE MH angkat bicara bahwa penetuan tapal batas Kabupaten Mimika sedang berjalan. 

Menurutnya, tim yang sudah ditunjuk sudah mulai bekerja salah satunya melakukan koordinasi dengan pihak kementerian sebelum menentukan posisi tapal batas tersebut.

“Kita sedang kerja ini menyangkut tapal batas tersebut sudah berjalan dan itu merupakan prioritas kami supaya supaya perjelas batas tiap kabupaten bahkan batas-batas Distrik dan Kampung,” Kata Eltinus saat ditemui di Hotel Horison, Sabtu (8/12).

Bupati menjelaskan terkait tapal batas tersebut sebenarnya sudah ada sejak jaman Kolonial Belanda dulu. Oleh sebab itu tim melakukan koordinasi bersama kementerian terkait. 

Pasalnya menurut Bupati, tapal batas yang sudah ada tersebut sudah regulasinya ejak dulu oleh sebab itu tidak bisa sembarangan melakukan proses penetuan tapal batas melainkan harus melewati proses dan tahapan yang ada.

“Mereka tim itu sedang rapat-rapat dengan kementerian, jadi kalau kita mau berubah dari sekarang itu tidak bisa karena sudah diundang-undangkan. Silahkan saja siapa pun yang mau klaim-klaim itu tidak bisa sembarngan karena ada regulasinya sejak dulu,” jelasnya.

Eltinus mengaku Pemkab Mimika sama sekali tidak merasa takut terhadap klaim-klaim yang di lakukan oleh Kebupaten lain yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Mimika. Menurutnya jika terkait hak ulayat silahkan untuk melakukan klain tetapi jika terkait tapal batas siapa pun tidak bisa sembarangan melakukan klaim karena dasar hukumnhya sudah jelas dan ada sejak lama.

“Silahkan siapa saja masyarakat mau klaim kesini kesana silahkan itu terserah saya tidak bingung karena masyarakat disana juga ada disini dan masyarakat disini ada disana yang jelas tapal batas tidak bisa dilewati oleh Kabupaten lain karena dipusat sana ada dasar hukumnya,” ungkapnya.

Terkait isu yang berkembang terkait lokasi tambang Freeport juga di klaim oleh beberapa Kabupaten lain Bupati menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar. Menurutnya Freeport utuh milik dan masuki di dalam wilayah Kabupaten Mimika, batas-batas wilayah Freeport jauh dari Kabupaten lain dan secara hukum memutuskan bahwa Freeport ada di dalam wilayak Kabupaten Mimika.

“Mereka mau klaim itu tidak benar semua, mau cocokan dengan daerah lain seperti Paniai, Puncak dan lainnya jauh dari batasnya. Kalau mereka klaim itu tidak benar Freeport utuk ada di Kabupaten Mimika bukan ditengah-tengah,” ujarnya. (tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika