Main Area

bayar pajak daerah
pesparawi xiii kab mimika
PON XX Papua

Main

Pemilik Warung Makan Padang Klarifikasi Penyebab Kebakaran Ruko di Kawasan Yos Sudarso

Timika,TabukaNews.com - Merasa tertekan akibat tudingan tak berdasar sebagai penyebab kebakaran deretan ruko di kawasan Yos Yudarso Rabu (25/8) kemarin, pemilik Warung Makan Padang "Doa Bundo" Fatma Malik mengklarifikasi berita yang beredar mengenai penyebab kebakaran tersebut.

Ditemui wartawan di bekas warungnya,  Kamis (26/8), dengan mata berkaca-kaca ia menjelaskan, bahwa dengan adanya berita yang menyebutkan pemicu kebakaran berasal dari rumahnya di lantai 2, membuat ia stress dan tertekan secara batin. 

"Siapa yang tidak stress mas, tampat kami dituduh jadi penyebab kebakaran ini. Ini beban moril bagi saya dan keluarga," jelasnya. 

Menurutnya, pada Rabu pagi sekitar pukul 10.00 WIT, ia berlari dari dalam warung ke arah apotik (tempat praktek dokter) diruko sebelah karena mendengar suara letusan. 

"Saya keluar ke sebelah sambil teriak bu dokter ada letusan dilantai 2. Trus ada pasien yang keluar karena juga mendengar letusan," ujarnya. 

Ia juga berlari ke arah toko Ummu meminta kepada karyawan untuk segera keluar karena asap sudah mulai banyak dan api sudah terlihat. 

"Ini yang saya mau luruskan, karena kalau kebakaran ini disebabkan letusan gas, kami tidak pernah pakai kompor gas. Itu tidak benar kalau kebakaran disebabkan dari warung kami," paparnya. 

Dari kebakaran tersebut keluarganya kehilangan tempat usaha yang sudah berdiri sejak 20 tahun lalu, yang tentunya membawa kenangan tersendiri. Ia pun berusaha untuk bangkit kembali menata kehidupan dan mencari lokasi yang baru untuk melanjutkan usaha warungnya. 

"Rugi puluhan juta mas, tapi mau diapa. Namanya juga musibah. Alhamdulillah banyak pelanggan, jadi kita sekarang lagi cari lokasi baru tapi tetap dipinggir jalan, biar warungnya bisa buka lagi," imbuhnya. 

Sebelumnya diberitakan, bahwa terjadi kebakaran hebat dikawasan Yos Sudarso pada Rabu pagi lalu yang menghanguskan 13 deretan ruko yang ada. Kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah (Evan

2021 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika