Main Area

Main

Pemerintah Harus Tutup THM Yang Pekerjakan Anak di Bawah Umur

TIMIKA, TABUKANews.com -  Praktisi Hukum di Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Yoesep Temorubun SH meminta Pemerintah daerah untuk menutup tempat hiburan malam (THM) di Timika yang mempekerjakan anak di bawah umur.

"Ada sejumlah tempat hiburan malam di Timika diketahui masyarakat mempekerjakan anak di bawah umur sebagai penghibur laki-laki hidung belang. Namun hal tersebut baru terkuak ketika pihak Kepolisian Resort Mimika menggelar razia dan mengamankan sebanyak delapan pramuria,"ujar Yosep Temorubun,SH saat ditemui di Jalan Hasanuddin,Jumat (31/8).

Ia mengatakan bahwa sebanyak delapan pramuria dibawah umurt tersebut diamankan polisi (29/8) dari tiga tempat hiburan malam. Unit Perempuan dan Anak Polres Mimika kemudian meminta keterangan sedangkan pihak yang mempekerjakan diancam terkena UU Perlindugan Anak.

Menurut Yosep Pemerintah harus mengambil langkah tegas dengan menutup tempat hiburan malam tersebut sebagai bentuk peringatan bagi pemilik tempat hiburan malam yang lain agar kedepannya tidak mengulangi hal yang sama.

Selain itu ia juga meminta semua pemangku kepentingan baik pihak kepolisian dan Unit Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Mimika membangun koordinasi dengan para pemilik tempat hiburan malam di Timika terkait dengan larangan mempekerjakan anak di bahwah umur termasuk rutin melakukan razia.

"Ini kan cerita lama di Timika bahwa ada tempat hiburan malam mempekerjakan anak dibawah umur. Hanya saja baru kali ini ditangani serius pihak kepolisian," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kinerja kepolisian resort Mimika dibawah kepemimpinan Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto yang menurutnya telah menangani masalah tersebut dan berani membongkar praktik perdagangan anak yaitu dengan cara mempekerjakan anak sebagai pramuria di tempat hiburan.(Jero/TB)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika