Main Area

pesparawi xiii
ulang tahun ke 36

Main

Pemda Kepulauan Yapen Studi Banding Lihat Pelayanan Pemda Mimika

 

Timika,TabukaNews.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen, Selasa (17/3/20), mengunjungi Sentra pemerintahan Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika,  sekaligus melihat secara langsung Mimika Command Center (MCC) dan langsung melakukan video call dengan Distrik di Kokonao dan petugas kesehatan di Atuka. 

"Kita sebagai tuan rumah tentu kita memberikan dukungan untuk membantu dan kita bisa sharing pendapat. Yang mau di lihat ini pelimpahan kewenangan yang diberikan kepada distrik karena distrik ini sudah menjadi OPD berarti segala apa yang dibuat oleh distrik bisa dibuat sendiri," tutur Wakil Bupati Kabupaten Mimika Johannes Rettob. 

Menurutnya, Pemda Mimika kebetulan sudah menerapkan kewenangan tersebut maka Kabupaten Kepulauan Yapen ingin melihatnya. APBD sudah jalan,  OPD sudah jalan dan mereka (Distrik) juga membuat laporan-laporannya sendiri seperti LPPD, Lakip, dan Sakip. 

Lanjutnya,  bahwa dalam Perda ada beberapa hal yang diserahkan dan itu sudah dijalankan secara keseluruhan tinggal dilakukan pengawasan saja oleh pimpinan dan BPKAD. 

"Jadi apa yang dilakukan sebuah OPD di sini juga dilakukan sama oleh distrik," kata John sapaan akrab wakib bupati Mimika. 

Lebih lanjut kawa Wabup, untuk pelayanan kepada masyarakat saat ini sementara berjalan karena semua itu tergantung fasilitas, seperti Disdukcapil mungkin tahun ini bisa dilakukan di tingkat distrik karena semua hanya masalah fasilitas saja.

“ Jadi tahun ini ada 2 distrik yang bisa lakukan pelayanan Dispencapil yakni Distrik Mimika Baru dan Mimika Timur tapi tetap harus di verifikasi oleh Disdukcapil, jadi semua bisa dilakukan di distrik tidak perlu jauh-jauh lagi. Apa lagi jaringan sudah ada, prasarana sudah ada,” terangnya.

Rombongan yang diterima langsung oleh Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob di Kantor Pusat Pemerintahan terdiri dari 14 distrik dan Asisten Bidang pemerintahan. rombongan pemda kepulawan yapen juga mengikuti apel pagi bersama yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob. 

Sementara, Pejabat Sekda Marthen Paiding mengatakan, beberapa kegiatan pelayanan juga sudah dilakukan oleh distrik sebagai bentuk penyerahan kewenangan. Ada beberapa perijinan yang sudah boleh diberikan oleh kepala distrik sesuai dengan batas-batas yang menjadi kewenangan jadi tidak perlu lagi ke sini (Pemda).

"Jadi kalau hanya mau urus ijin kios masa mau datang ke Pemda jadi bisa datang saja di distrik. Sehingga pelayanan bisa didekatkan ke masyarakat,"ungkapnya. 

Sementara itu, Porto Numberi Asisten I Bidang Pemerintahan pada Kabupaten Kepulauan Yapen mengatakan, kenapa memilih Mimika karena Kabupaten Mimika adalah salah satu kabupaten yang telah melaksanakan pelimpahan kewenangan daerah kepada kepala distrik di Mimika dan ketika dilimpahkan semua unsur ini berjalan.

"Sementara kami di Kabupaten Kepulauan Yapen pelimpahan kewenangan ini sampai saat ini memang sudah bahas cuma belum terlaksana, dengan demikian sharing ini kami berharap apa yang dilaksanakan kabupaten ini secara khusus pelimpahan kewenangan ke distrik itu nampak," kata Porto. 

Porto mengatakan, di Kepulauan Yapen mereka sampaikan bahwa karena tidak ada pelimpahan kewenangan sehingga  akses pemerintahan bawah tidak bergerak baik. 

Misalnya,  sebagai seorang tenaga medis atau guru pada sekolah dasar ketika malas masuk dalam melaksanakan tugas kesehariannya dan untuk mau di tegur kewenangan ini tidak ada dari OPD kepada mereka.

Menurutnya, pelimpahan kewenangan ini tidak serta merta hanya diturunkan saja ke pemda kepada kepala distrik tapi ini penjabaran dari PP sehingga penjabaran itu di jabarkan menjadi Perda sehingga pelimpahan kewenangan ini dapat dilaksanakan dengan baik di tingkat distrik. 

"Rencana kami akan lakukan kunjungan ke Distrik Mimika Timur dan Mimika Baru sebagai sampel kami untuk dijadikan studi banding kami,"ungkapnya. (tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika