Main Area

Pelantikan dprd mimika

Main

Pembayaran Tanah Bermasalah, Kantor Lurah Kwamki Baru Terancam Disegel

Kantor Lurah Kwamki/ Foto : Istimewa

TIMIKA, TABUKANews.com - Pembayaran tanah Kantor Kelurahan Kwamki Baru hingga saat ini tak kunjung terealisasi. Hal ini membuat pimilik tanah ancam akan tutup Kantor. Sampai dengan saat ini kantor tersebut masih bermasalah,dimana persoalan tanah yang ditempati sebagai kantor kelurahan tersebut hingga saat ini belum dibayarkan.

Kepala Kelurahan Kwamki Baru, Hence Suebu, SE,. M.S.i kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (13/11) berharap agar permasalahan pembayaran tanah yang ditempati sebagai kantor Lurah Kwamki Baru segera diselesaikan hal itu bertujuan agar tidak terganggunya pelayanan di kantor tersebut. Serta tidak dilakukan pemalangan kantor lagi.

Persoalan pembayaran tanah kantor Kelurahan Kwamki Baru hingga saat ini tak kunjung terealisasi dimana pemerintah daerah (Pemda) Mimika belum membayarkan uang sebesar Rp 350 Juta kepada pemilik tanah yakni Ishak Dekme

"Tanah ini hingga saat ini masih bermasalah antara pemilik tanah, Ishak Dekme dengan pemerintah. Yang mana DKP2 dan Dinas Bapeda Kabupaten Mimika masih belum melakukan pembayaran terhadap pemilik tanah ini sementara sebelumnya sudah ada kesepakatan bahwa akan di akomodir pada anggaran tahun ini, " kata Hence.

Ia mengatakan untuk pembayaran tanah tersebut pada pertemuan sebelumnya akan diakomodir oleh DKP2 dan Bapeda Kabupaten Mimika yang dianggarkan pada anggaran tahun 2018. Akan tetapi hingga saat ini belum dilakukan pembayaran.

Hingga saat ini dirinya khawatir jika dalam waktu dekat, tidak dilakukan pembayaran,maka pemilik tanah akan kembali melakukan pemalangan bahkan akan menempati kantor tersebut lantaran belum dibayarkan oleh pemerintah.

Ia menerangkan, apabila hal itu terjadi maka akan berimbas pada putusnya pelayanan untuk masyarakat. Hal ini tentunya akan mengganggu pelayanan di kantor bukan hanya pelayanan dilurah namun juga pada faktor pelayanan kesehatan.

Ia berharap, agar dinas terkait yakni,  dinas DKP2 dan Bapeda Kabupaten Mimika segera melakukan pembayaran kepada pemilik tanah. Hal itu bertujuan supaya pembangunan beberapa gedung serta pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Ia menambahkan, sangat disayangkan apabila pemilik tanah tersebut kembali melakukan pemalangan atau menempati kembali kantor tersebut lantaran tak kunjung dibayarkan.

Apa lagi saat ini,  kata Hence Kantor kelurahan Kwamki Baru sudah dilakukan perenovasian serta menambahkan pasti sebagai tempat pelayanan kesehatan untuk warga sekitarnya.

"Apabika tidak dibayar saya yakin pemiliknya dapat mengambil kembali tanah ini,  atau mereka akan menempati gedung yang baru ini. Ini kan bukan persoalan baru persoalan ini mulai dari tahun 2014 lalu dimana pemilik tanah melakukan pemalangan kantor tak hanya itu namun pada tahun 2017 lalu. Mereka (Pemilik tanah)  kembali menggekar aksi berupa pemalangan kantor sehingga aktifitas pelayanan menjadi terganggu.  Saya berharap agar dalam waktu dekat DKP2 dan Bapeda Kabupaten Mimika segera melunasi pembayaran tanah tersebut,"ujarnya.(tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika