Main Area

Main

Pembangunan Venue Biliar dan Panjat Tebing Resmi Dibangun

Bupati Mimika saat memasukkan campuran kedalam liang sebagai tanda peletakan batu pertama/Foto : Tim Tabukanews. com

Timika, Tabukanews.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Kamis (31/10) resmi membangun Venue olahraga Biliar dan panjat tebing di lokasi jalan poros SP V dalam dua tahap tepatnya didepan Kolase Pendidikan Guru (KPG), setelah Bupati Mimika Eltinus Omaleng meletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan dua venue tersebut.

Tim Teknis Konsultan Managemen Konstruksi Pembangunan Irsan Heriansyah mengatakan, venue biliar yang akan dibangun diatas lahan seluas 13.800 meter bujur sangkar atau 73 meter kali 193 meter dengan luas bangunan sebesar 2100 meter yang 24 meja biliar dan kapasitas 400 tribun penonton yang nantinya bisa dipertandingkan secara bersamaan.

Ia menjelaskan, pembangunan venue biliar tersebut setelah ada koordinasi dengan Pengurus Besar (PB) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) yang mana telah sesuai dengan standar sehingga bisa mempertandingkan kejuaran nasional maupun internasional, namun sebelumnya telah ada studi banding ke Pusat Pelatihan Nasional (Puslatnas) yang berlokasi di Jakarta 

“Ada dua venue yang akan dibangun, kalau untuk venue biliar sudah sesuai dengan standar,” kata Irsan saat laporannya kepada Bupati Mimika di lahan pembangunan venue biliar, Kamis (31/10).

Sementara itu, Bupati Mimika Eltinus Omaleng, SE. MH dalam sambutannya mengatakan, pemkab Mimika resmi membangun venue biliar dan panjat tebing hari ini

“Hari ini kami akan bangun gedung billiard,” kata Eltinus dalam sambutannya di lahan pembangunan venue biliar, Kamis (31/10).

Ia menjelaskan, venue biliar dan venue panjat tebing akan dibangun dalam dua tahap, yang mana Pemkab Mimika tahun ini menganggarkan 10 miliar dari total anggaran 30 miliar untuk venue biliar, dan akan dilanjutkan ditahun. Begitu juga dengan pembangunan venue panjat tebing yang mana tahun ini dianggarkan 2 miliar dari 23 miliar, sisanya 21 miliar akan dilanjutkan tahun depan.

“Jadi dua venue ini akan dibangun dua tahap (tahun ini dan tahun depan),” jelas Eltinus.

Ia mengungkapkan, keterlambatan pembangunan venue biliar tersebut dikarenakan penyusunan Rencana kerja Anggaran yang harus diajukan ke Pemprov Papua. Kendati demikian dirinya optimis pembangunan dua venue tersebut akan selesai tepat waktu dan bisa dipergunakan saat PON XX tahun 2020 nantinya.

“Bulan November baru kita bangun karena kita harus ke Jayapura untuk menyusun rencana rencana kerja,” ungkapnya. (Tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika