Main Area

bayar pajak daerah
pesparawi xiii kab mimika
PON XX Papua

Main

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Wihara Bodhi Mandala Kabupaten Mimika

Timika, TabukaNewsmcom - Peletakan batu pertama pembangunan Wihara Bodhi Mandala di Jalan Irigasi Kelurahan Pasar Sentral, Distrik Mimika Baru - Kabupaten Mimika, Sabtu (06/11) secara resmi dilaksanakan.

Peletakan batu pertama tersebut dilakukan langsung oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat Budha Kementerian Agama Republik Indonesia, Caliadi, SH., MH didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Pdt. Amsal Yowei, SE., M.Pd.K dan Wakil Bupati Kabupaten Mimika, Johannes Rettob, S.Sos., M.Si.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat Budha Kementerian Agama Republik Indonesia, Caliadi dalam sambutannya memberikan apresiasi atas terselenggaranya pelatakan batu pertama pembangunan Wihara Bodhi Mandala ini.

“Tentu ini menjadi suatu wujud kita dalam rangka membangun sebuah rumah ibadah sebagai tempat kita meningkatkan spiritual dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” kata Caliadi

Dirinya juga memuji dan memberikan apresiasi atas kerukunan hidup beragama di Kabupaten Mimika yang begitu harmonis dan  kondusif. Caliadi bahkan mengatakan, meskipun  proposal yang diajukan untuk pembangunan Wihara  Bodhi Mandala terlambat sampai kepadanya. Namun, ia meminta  agar panitia selalu pro aktif untuk memantaunya, sehingga jika  wihara ini belum selesai dibangun pada 2022 maka segera mengajukan proposal lagi.

“Kami akan memberikan dana berkelanjutan sehingga pembangunan ini dapat terwujud. Pembangunan selalu kita arahkan agar umat Budha yang ada di Papua dapat terlayani dengan baik. Mudah-mudahan dengan apa yang menjadi niat dan tekad bersama Buddha Dhamma selalu membimbing dan memberi berkat sehingga apa yang menjadi niat bersama dapat tercapai,” kata Caladi.

Sementara Ketua Umum Pesparawi XIII yang juga Wakil Bupati Kabupaten  Mimika, Johannes Rettob mengatakan, Wihara ini merupakan yang pertama kali dibangun oleh umat Budha di Kabupaten Mimika.

“Kebersamaan dan rasa solidaritas kita tunjukkan kepada dunia dan Indonesia bahwa, Mimika harus menjadi daerah nomor satu rasa toleransinya. Hari ini penutupan Pesparawi XIII dan semua teman-teman dari kabupaten/kota datang kesini serta memberikan dukungan sebuah gambaran bahwa Mimika toleransinya memang luar biasa,” kata John.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Panitia Pesparawi XIII dan Panitia Pembangunan yang turut bekerjasama melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Wihara Bodhi Mandala ini,” kata John.

Ia berharap agar kebersamaan, persatuan dan toleransi di Mimika ini dapat terus terjaga dengan semangat Eme Neme Yauware dan sesuai dengan moto Pesparawi XIII, “Dari Mimika Untuk Kedamaian Indonesia.”

Ketua Panitia Pembangunan Wihara Bodhi Mandala, Steven Tan dalam  sambutannya mengatakan bahwa, pembangunan rumah ibadah Wihara Bodhi Mandala ini sudah memilik izin yang lengkap sejak tahun 2017.

Wihara Bodhi Mandala ini, ukuran induk bangunannya 12 X 25 meter persegi, luas 300 meter persegi dengan elevasi titik 0 rata dengan Jalan Raya Hasanudin. Total tinggi bangunan dari titik 0 adalah 15,9 meter. Jika dihitung dengan terasnya, maka luas secara keseluruhan adalah 25 meter x 46 meter persegi.

Bangun tersebut berdiri diatas tanah seluas 9.584 meter persegi dan diperkirakan membutuhkan anggaran untuk pembangunan Wihara tersebut mencapai Rp7 miliar lebih.

"Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya mewakili umat Buddha yang ada di Kabupaten Mimika menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua donatur yang berbudi luhur yang telah mendukung pembangunan Wihara Bodhi Mandala ini," kata Steven.

Bahkan lewat kesempatan yang berbahagia ini juga, dirinya memohon kepada seluruh donatur di seluruh pelosok Nusantara yang belum sempat berbagi kasih untuk mendukung pembangunan Wihara ini bisa mentransfer dana kebajikannya ke rekening Panitia Pembangunan Wihara Bodhi Mandala Kabupaten Mimika.

"Pada kesempatan berbahagia ini, kami memohon terkhusus dukungan bantuan kepada pemerintah daerah dan juga kepada pemerintah pusat, bisa turut mengambil bagian membagi berkah untuk mewujudkan pembangunan Wihara Bodhi Mandala ini," kata Steven.

Hadir dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Wihara Bodhi Mandala juga Bupati Membramo Tengah, Ricky Ham Pagawak, Termasuk Ketua LPPD Provinsi Papua, Forkompinda Kabupaten Mimika berserta para tamu dan undangan.(Marsel Balawanga/Elfrida/Sam Nussy/Pesparawi XIII)

 

2021 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika