Main Area

bayar pajak daerah
pesparawi xiii kab mimika
PON XX Papua

Main

Pelaku Bisnis Diminta Manfaatkan Momen Pesparawi

 

Timika, TabukaNews.com - Panitia Pelaksana (Panpel) Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XIII se-Tanah Papua menggelar sosialisasi kepada para pelaku usaha di Kabupaten Mimika, Jumat (28/08/2021), di Grand Tembaga Hotel Jalan Yos Sudarso.

Ketua Umum Panpel, yang sekaligus Wakil Bupati Mimika Johannes ‘Jhon’ Rettob secara langsung memberikan sosialisasi dalam kegiatan dari Seksi Usaha Dana Panpel yang dilakukan selama 2 hari : 27 dan 28 Agustus.

Dalam kesempatan itu, Jhon Rettob mengajak dunia usaha untuk  berkreatifitas melihat dengan jeli peluang ini dan mengembangkan usahanya. Karena selain para peserta dari seluruh Kabupaten-Kota di Provinsi Papua, para pihak dari Provinsi Papua Barat juga akan menghadiri Musyawarah Daerah Pesparawi Tanah Papua untuk menghadapi Pesparawi Tingkat nasional yang akan digelar tahun 2022 depan di Daerah Istimewa Jogjakarta. Terlebih khusus bagi dunia usaha perhotelan dan akomodasi, serta rumah makan dan UMKM untuk menyediakan oleh-oleh khas dari Kabupaten Mimika.

“Setelah PON selesai di tanggal 15 Oktober nanti, akan dilanjutkan dengan Pesparawi dimulai 30 November. Dan pada tanggal 5 November kami akan menggelar musyawarah se-Tanah Papua. Dari 42 Kabupaten-Kota se-Papua dan Papua Barat akan hadir. Kami minta dunia usaha bersiap. Silahkan berkreasi dalam melihat kesempatan ini sebagai peluang usaha,” ujarnya.

Menurutnya, Pesparawi di Tanah Papua menjadi perhatian nasional karena Kontingen dari Tanah Papua merupakan Juara Umum pada perhelatan serupa sebelumnya. Papua dan Papua Barat menjadi tolak ukur Pesparawi Nasional, oleh karenanya seluruh pihak di Mimika termasuk para pelaku bisnis diminta untuk turut menyukseskan iven rohani ini.

“Sebelumnya direncanakan iven Pesparawi provinsi Papua dan Papua Barat diselenggarakan di Kabupaten Mimika, namun karena pandemi Covid-19 ini sehingga di Papua Barat sudah digelar duluan. Tapi nanti saat Musyawarah Daerah, semuanya akan hadir di Mimika, dua gubernur serta para kepala daerah di Papua – Papua Barat serta seluruh LPPD akan hadir di Mimika. Belum lagi yang dari Jakarta dan daerah lainnya di Indonesia, karena kita sebagai juara umum menjadi tolak ukur Pesparawi Nasional,” sebutnya.

Sementara itu Sekretaris Umum Doktor I Nyoman Putu Arka meminta para pelaku usaha untuk melakukan transformasi dalam promosi usaha, dari cara tradisional ke digital. Sehingga orang dari luar Kabupaten Mimika bisa mengakses segala kebutuhannya di internet, sebelum datang ke Kabupaten Mimika. Ini akan memperbesar peluang berkembangnya usaha bersangkutan sehingga pada akhirnya membawa dampak positif bagi pembangunan di Kabupaten Mimika.

“Pihak swasta memegang peranan penting, akan ada banyak orang datang ke Timika. Siap-siap. Mereka butuh transportasi, akomodasi, jasa restoran termasuk handicraft. Bapak Ibu yang siapkan. Mari kita semua semangat dan jeli membaca peluang. Suksesnya iven ini di Mimika bergantung pada kita semua. Panitia tidak bisa bekerja sendiri, butuh sinergi kerja kita semua,” tuturnya.

Hari kedua sosialisasi ditutup dengan pemukulan tifa oleh Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob sekaligus Ketua Umum Panpel Pesparawi, didahului dengan seluruh audiens menyanyikan Lagu Tanah Papua. Selain bersama Sekretaris Umum DR I Nyoman Putu Arka, turut hadir Wakil Ketua 1 Nathan Kum, Ketua LPPD Mimika Johan Ade Matulessy, serta Ketua Seksi Usaha Dana Dwi Cholifah diwakili Hilar LimbongAlo yang sebelumnya memimpin sesi diskusi dalam sosialisasi hari penutupan itu. (Manu)

2021 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika