Main Area

pesparawi xiii

Main

Pedagang Keluhkan Sepi Pembeli Jelang Hari Raya Idul Adha

Pedagang Sapi sedang mengurus ternaknya yang kini semua peternak sapi mengeluh / foto : dok tabukanews.com

TIMIKA, TABUKANews.com - Pedagang hewan kurban di Timika, Mimika, Papua, mengeluh sepinya pembeli ternak sapi dan kambing jelang hari raya Idul Adha 1439 Hijriah.

"Sampai dengan saat ini pembeli ternak sepi,"kata salah satu peternak Sapi Ahmad Sawin, kepada wartawan, Senin (20/8).

Ahmad Sawin, mengatakan berbeda dengan tahun 2017 lalu, pada hari menjelang hari raya Idul Adha tahun 2018, pembeli sepi. Sementara jika dibandingkan dengan 2017 lalu, dua hari jelang perayaan Idul Adha, ternak sapi dan kambing miliknya telah terjual habis.

"Padahal stok yang disiapkan tahun 2017 lalu jelang perayaan Idul Adha lebih banyak dari tahun 2018 yaitu sebanyak 250 ekor sapi dan 250 ekor kambing. tahun ini hanya 220 ekor sapi dan 230 ekor kambing tapi masih banyak yang belum terjual," kata Ahmad.

Ahmad menilai sepinya pembeli tahun 2018 ini dipengaruhi oleh tingkat pertumbuhan ekonomi di Mimika yang lagi lesu akibat efisiensi dan PHK sepihak karyawan mogok PT Freeport Indonesia. Sementara itu, Pemkab Mimika yang pada 2017 lalu membeli sebanyal 50 ekor sapi untuk dikurbankan tahun ini belum ada informasi untuk membeli sejumlah ekor hewan kurban pada Idul Adha tahun 2018 ini.

Sementara itu untuk harga sapi dan kambing kata Ahmad pada 2018 ini sedikit mengalami kenaikan harga sebab kebanyakan sapi dan kambing miliknya didatangkan dari Lombok. Padahalnya menurut Ahmad biasanya ia mendatangkan dari Maluku.

"Biaya yang kami keluarkan juga cukup besar untuk datangkan hewan ke Timika sehingga wajar jika harga juga alami kenaikan misalnya seperti sapi yang pada 2017 lalu dijual seharga Rp18 - 20 juta, sekarang kita jual satu ekornya di atas Rp20 juta. Sama juga dengan kambing yang didatangkan dari Lombok yaitu berkisar Rp4 - 5 juta per ekor, sedangkan yang didatangkan dari Maluku di jual seharga Rp2,5 - 5 juta.

"Sapi dan kambing yang dijual telah dinyatakan sehat oleh Dinas Peternakan asal maupun Dinas Peternakan Kabupaten Mimika dan dinyatakan halal oleh MUI Kabupaten Mimika. Mereka sendiri telah datang memeriksa," ujarnya.

Ahmad mengaku akan merugi puluhan juta rupiah jika sapi dan kambing yang disiapkan untuk perayaan Idul Adha tidak terjual habis mengingat biaya pakan yang cukup tinggi termasuk jumlah sapi dan kambing yang belum terjual.(Jero/TB)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika