Main Area

pesparawi xiii
ulang tahun ke 36

Main

Pedagang Enggan Tempati Gedung Baru Pasar Sentral

TIMIKA, TABUKANews.com - Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) Kabupaten Mimika, Inocensius Yoga Pribadi SH mengatakan pihaknya telah melakukan pendekatan  pada para pedagang yang ada  yang berjualan di pinggir jalan Pasar Sentral untuk  menempati gedung Pasar Sentral. Namun, para pedagang menolak tidak mau menempati gedung yang sudah dibangun mewah oleh pemerintah itu. 

 

“Dari dua gedung yang di bangun itu, satu gedung tertutup, dan satu gedung terbuka. Teman teman  punya kebiasaan menjual dalam keadaan terbuka, mereka tidak mau di gedung yang tertutup, sehingga mereka sudah undi namun mereka tidak mau tempati dua gedung pasar ini,”kata Yoga saat ditemui di Kantor Sentra Pemerintahan  SP 3 Distrik Kuala Kencana Senin (30/7).

 

Yoga mengatakan pihaknya sudah melakukan pendataan para pedagang yang ada di pingir jalan Pasar Sentral. Setelah didata dua gedung baru ini cukup untuk menampung para pedagang ini. 

 

“Sudah cukup dengan dua gedung yang pemerintah bagun ini. Tapi ternyata mereka tidak mau  dalam gedung tertutup. Mereka mau berjualan di gedung terbuka. Tidak enak lagi kalau pedagang menjual di pinggir jalan karena pasti pembeli tidak mau menyentuh mereka yang dalam gedung. 

 

Untuk gedung tertutup itu, Diskoperindag putuskan untuk pedagang buah saja. yang kita kasih masuk. Pedagang buah dalam kota akan kita tertibkan dan mereka hanya boleh jual dalam pasar Sentral,” kata Yoga.

 

Yoga menjelaskan, Wakil Bupati Mimika, Yohanis Bassang SE MSi sudah meminta kepada mereka untuk menertibkan semua pedagang yang berjualan di luar pasar. Mereka diarahkan masuk kedalam Pasar Sentral karena dalam pasar masih cukup lahan untuk dibangunkan lapak untuk untuk ditempati dan berdagang. 

 

 “Kita sudah meminta konsultan menghitung kira kira estimasinya bagaimana. Kerena kita mau kasih masuk itu bukan pasar sayur dan buah yang hanya ada di pinggir jalan saja. Pasar cakar bongkar yang ada di pinggir jalan juga akan kita masukan kedalam. Karena sekarang anggaran kita tidak ada, karena itu tidak dianggarkan di APBD. Jadi waktu pak wakil sarankan untuk dimasukan dalam perubahan, dan kita sudah suruh konsultan menghitung dan anggaran cukup besar mencapai puluhan milar,” terang Yoga. (tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika