Main Area

Main

Pasien Gizi Buruk Dan Campak Telah Diperbolehkan Pulang

AGATS, TABUKANews.com - Pasca musibah campak dan gizi buruk yang melanda anak bayi dan anak balita di kabupaten asmat hingga menelan korban meninggal dunia yang mencapai 72 balita tersebut dan korban hingga banyaknya pasien yang di rawat di rumah sakit Agats harus di pindahkan ke aula gereja protestan Indonesia yang berada dekat dengan rumah sakit.

Dari data yang diperoleh dari Humas Pemda Asmat, Rabu (31/1) dimana para Pasien sudah diperbolehkan pulang.

Para pasien gizi buruk yang di tangani oleh satgas Terpadu yang berasal dari TNI, POLRI , kementerian kesehatan, kementerian sosial dan Pemda Asmat serta LSM peduli kemanusiaan yang telah turun ke kampung kampung di seluruh distrik di kabupaten asmat.

Penanganan terhadap para pasien yang berada di rumah sakit agats dan aula gereja gpi agats terus berlangsung dan setelah membaik atau sembuh dalam penanganan tim medis para pasien pun pulang ke kampung halaman mereka hal ini menurut dokter rsud Agats, Steven Langi, kebanyakan para pesien tersebut karena telah sembuh dan mereka ingin untuk kembali dan kami akan terus melakukan pendampingan terhadap para pasien khusus nya gizi buruk mengingat mereka harus di berikan cakupan makanan bergizi yang teratur agar dalam masa penyembuhan anak anak balita maupun bayi tersebut bisa tumbuh dalam perkembangan mereka mengingat hingga saat ini bantuan bahan makanan bergizi masih banyak di gudang penampungan bencana campak dan gizi buruk di kota agats.

Lebih lanjut ditambahkan oleh dokter Steven Langi, selain di lakukan pendamping oleh pihak petugas puskesmas dan pustu yang akan melakukan pendampingan untuk memberikan makanan yang bergizi kepada pasien ini akan berlangsung lama hingga para bayi dan balita tersebut hidup dengan baik dan benar benar sehat ungkapnya.

Dari data yang di keluarkan oleh Satgas Terpadu per tanggal 31 Januari 2018 jumlah pesien di rumah sakit agats berjumlah berjumlah 26 pasien dan yang berada di gereja protestan Indonesia (GPI) Agats berjumlah 2 pasien yang masih di tangani oleh tim medis satgas terpadu.(bernard/dzy/tim)

2018 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika