Main Area

pesparawi xiii

Main

Pasca Putusan PTTUN Makassar,KPU Mimika Wajib Terbitkan SK Baru

Calon Bupati Johannes Rettob saat didampingi Kuasa Hukum dalam jumpa pers/Foto : Tim Tabukanews.com

       “Tahapan Pilkada dihentikan”

TIMIKA- TABUKENEWS.COM – Pasca diputuskannya hasil sidang Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN) Makassar, setelah lima hari KPUD Mimika wajib mengeluarkan SK Baru untuk mensahkan Lima Pasangan Calon termasuk Paslon Eltinus Omaleng-Johannes Retob dari jalur Parpol.

“PTTUN Makassar dalam amar putusannya dengan tegas memerintahkan KPUD Mimika sebaga tergugat untuk segera menerbitkan SK Baru untuk mengakomodir Omtob sebagai salah satu peserta pemilukada.Karena dalam putusan majelis sudah membatalkan SK 05 sehingga semua paslon statusnya sama.Jadi sudah tidak ada tawar menawar lagi KPU harus terbitkan SK Baru,”tegas Kuasa Hukum Omtob Marvey Dangeubun,SH  saat menggelar jumpa pers di Sekreariat pemenangan Omto , Selasa (3/4).

Sebelumnya,Ketua KPU Mimika Ocephina T Magal menyatakan   , akan menerbitkan SK penetapan 5 pasangan calon (paslon) yang akan mengikuti perhelatan Pilkada Mimika. Penerbitan SK tersebut  menindaklanjuti perintah majelis hakim Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) yang membatalkan SK nomor 5 tentang penetapan calon bupati dan wakil bupati Mimika.

"Iya,  kami diberi waktu lima hari kerja untuk terbitkan SK penetapan. Kami sudah berkoordinasi dengan KPU Propinsi dan KPU pusat. Hari Rabu nanti SKnya keluar, " ujar Ocephina kepada utusan tim muda OMTOB yang mendatangi kantor KPU,  Rabu (21/3).

Ia mengatakan,  dalam rangka penerbitkan SK tersebut,  pada Senin (2/4) pihaknya menggelar pertemuan untuk dibuatkan berita acara.

Ocephina mengaku menghormati putusan PTTUN dan siap melaksanakan sesuai apa yang telah diputuskan.

"Kami lembaga netral,  kalau memang sudah diputuskan hukum begitu,  yah pasti kami laksanakan, " ujarnya.

Sedangkan majelis hakim PTTUN dalam amar putusan yang dibacakan Selasa (20/3) memerintahkan KPU Mimika menerbitkan SK baru yang menyertakan lima Paslon untuk mengikuti Pilkada Mimika. Hakim juga membatalkan SK Nomor 5 yang menyebabkan semua kandidat dalam posisi 'status quo'.

"Iya,  semua paslon status quo. Kami beri waktu lima hari untuk KPU segera laksanakan amar putusan. Karena jika tidak,  bisa dipidana," beber seorang anggota majelis hakim.

Selain itu,  hakim juga memerintahkan KPU Mimika untuk menghentikan proses tahapan Pilkada hingga SK Penetapan dikeluarkan.

"Sejak putusan ini dikeluarkan, sampai SK baru diterbitkan,  KPU Mimika tidak boleh melaksanakan tahapan Pilkada," katanya.(tim)

 

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika