Main Area

Main

Pasang Spanduk Menyudutkan, Polres Akan Periksa Koodinator Massa

TIMIKA, TABUKANews.com  – Spanduk yang menyudutkan salah satu bakal pasangan calon yang dibentangkan oleh massa saat melakukan unjuk rasa di Gedung DPRD Kabupaten Mimika, mendapatkan perhatian khusus dari Kapolres Kabupaten Mimika, AKBP Victor D Mackbon.

Hal tersebut disampaikannya seusai mendatangi massa yang melakukan unjuk rasa di Gedung DPRD Kabupaten Mimika, yang terletak di Jalan Cendrawasih Sp2, Senin (15/1) kemarin.

Kapolres mengimbau kepada seluruh pihak, jangan menggunakan masyarakat sebagai alat, terlebih lagi untuk para intelektual ataupun masyarakat yang mengerti aturan diimbau memberikan penerangan kepada masyarakat yang belum terlalu mengerti terkait dengan hal tersebut.

“Jangan masyarakat dijadikan sebuah alat, kita yang mengerti aturan dan hukum harus memberikan penerangan kepada masyarkat, jangan masyarakat ini dianggap tidak tahu terus,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, pihaknya juga mengimbau kepada pihak-pihak yang akan melakukan pengerahan massa atau menyampaikan aspirasi untuk menaati aturan yang telah diatur dalam perundang-undangan sehingga tidak menyalahi aturan.

“Kami imbau juga kepada pihak-pihak harus menaati aturan, jangan saat demonstrasi membawa anak-anak dibawah umur, itu tidak boleh,” ujarnya.

Kemudian dirinya menjelaskan, selain dilarang membawa anak-anak, dalam pengerahan sebuah massa atau demonstrasi juga dilarang membawa spanduk, simbol-simbol yang menyudutkan sesorang atau sekelompok orang.

Hal tersebut menurut Kapolres akan menimbulkan sebuah permaslahan baru.

Dirinya menambahkan, salah satu contoh spanduk yang dimaksud menyudutkan adalah adanya spanduk yang ditempel atau dipasangan untuk menjatuhkan bakal pasanga calon tertentu dalam pilkada serentak ini. Menurutnya dengan adanya spanduk tersebut, akan menjadi permasalahan kejahatan atau fitnah.

“ Spanduk yang menjatuhkan pasangan tertentu ini bisa menjadi fitnah dan menimbulkan permasalahan pidana, itu tidak boleh, ada etikannya dalam penyampaian sebuah pendapat,” ujarnya.

Kemudian ditanya terkait dengan kemungkinan adanya proses hukum terkait dengan adanya spanduk yang menyerang salah satu bakal pasangan calon yang ada dalam aksi unjuk rasa yang dilakukan di kantor DPRD Mimika, Kapolres mengatakan, pihaknya kan melakukan pemeriksaan terhadap koordinator aksi sehingga tidak menggulangi.

“Kami akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu kepada koordinator aksi, sehingga tidak mengulanggi hal yang tidak sesuai dengan aturan,” ungkapnya. (Tim/TB)

2018 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika