Main Area

Pelantikan dprd mimika

Main

Paripurna Ranperda Non APBD, DPRD Mimika Soroti Penanggulangan HIV/AIDS

Wakil Bupati Mimika, Johannes Retton saat menyerahkan 18 Materi Ranperda Non APBD 2019 kepada Ketua DPRD Mimika, ELminus B Mom,SE/Foto : Tim Tabukanews.com

TIMIKA,Tabukanews.com – Salah satu Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda)  dari 18 yang diusulkan menjadi sorotan atau perhatian serius Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mimika pada usulan materi Ranperda non APBD  Pemkab Mimika tahun 2019 pada, Rapat Pembukaan Rapat Paripurna I Masa Sidang III DPRD Mimika Tentang Sidang Ranperda Non APBD tahun 2019 di ruang sidang DPRD Mimika, Rabu (16/10).

Ungkap Ketua Dalam sambutan pembukaannya di hadapan para anggota dewan dan Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob dan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

DPRD Mimika memberikan catatan khusus untuk Ranperda penanggulangan HIV AIDS mengingat, saat ini Mimika menjadi kabupaten dengan peringkat pertama temuan HIV se Provinsi Papua.

Catatan khusus ini agar mendapatkan perhatian serius dari semua pihak karena Mimika merupakan pintu gerbang masuknya penyakit menular berbahaya itu. Karena itu, dengan ditetapkan perda ini, maka dapat dilakukan upaya pencegahan dan penanggulangan yang dilakukan secara sistimatis dan berkesinambungan.

“Perlu diperhatikan aspek pembentukan dan penyusunan substansi raperda harus disesuaikan dengan kondisi sosiologis daerah sehingga rumusannya bisa diperuntukan bagi masyarakat. Begitu juga dengan persoalan penanggulangan HIV AIDS, kita ingin supaya ada aksi dari ranperda yang telah dibuat untuk menanggulangi HIV AIDS,” ungkap Ketua DPRD Mimika, Elminus B Mom saat membacakan catatan khusus pada pembukaan Rapat Paripurna I Masa Sidang III DPRD Mimika Tentang Sidang Ranperda Non APBD tahun 2019 di ruang sidang DPRD Mimika, Rabu (16/10).

Menanggapi hal ini, Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettop mengatakan bahwa ranperda penanggulangan HIV AIDS ini berarti menyinggung persoalan bagaimana sikap untuk membendung peningkatan HIV tidak naik, tetapi diupayakan untuk dikurangi. Dengan demikian, raperdanya dibuat, maka akan dibahas secara bersama-sama untuk menentukan hal-hal apa yang harus ditindak berdasarkan raperda itu. (tim).

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika