Main Area

Main

Panglima Ingin Melihat Penanganan KLB di Asmat

TIMIKA, TABUKANews.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Rabu sore  (31/1) sekira pukul 18.00 tiba di Bandara Internasional Mosez Kilangin Timika dan rencananya akan melanjutkan penerbangan ke Kabupaten Asmat untuk melihat dan mendengar dari warga dan Satuan Tugaas (Satgas) Penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) sejauh mana penanganan korban gizi buruk dan campak. 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto melalui Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah mengatakan, Panglima telah tiba di Timima dan rencananya besok akan berangkat ke Kabupaten Asmat untuk melihat dan mendengar langsung kondisi terkini yang terjadi di Asmat.

Menurutnya, Panglima telah menerima banyak laporan  baik dari Pangdam XCII/Cendrawasih maupun Satgas Penanganan KLB serta Pemkab Asmat dan juga Kemenkes dan Kemensos atas apa yang telah dilakukan oleh pihak TNI, namun Panglima ingin melihat langsung proses penanganannya dan kendala yang dihadapi agar bisa dilaporkan kepada Presiden.

"Panglima sudah menerima banyak sekali laporan dari Pemda setempat dari pangdam, Dansatgas, Danpukses tentang penanganan yang telah di lakukan oleh TNI dan didukung oleh semua pihak. Ada kemensos, Kemenkes, Pemda Asmat, Kepolisian. Agenda yang pertama adalah mendengar lebih jauh tentang apa yang telah dilakukan kemudian kesulitan lain yang bisa dilaporkan agar segera ditangani," kata Kapuspen TNI kepada wartawan di bandara internasional Mosez Kilangin Timika, Rabu (31/1).

Kapuspen TNI mengungkapkan, saat ini Panglima belum bisa memberikan pernyataan sebelum melihat langsung kondisi terkini penanganan KLB oleh Satgas yang dibentuk, baik dari Satgas, Pemkab Asmat, pihak Kemenkes dan Kemensos.

"alam ini panglima belum bisa memberikan statement dulu. Karena panglima ingin me dapat masukkan dari Pangdam dan Dansatgas serta Kemenkes, apa-apa saja yang nanti akan diceritakan," ungkapnya.

Selain mendengar dan melihat penanganan KLB. Panglima juga direncanakan akan beekunjung ke distrik atau kampung yang tekena wabah gizi buruk dan campak. Namun semua disesuaikan dengan kondisi cuaca di Asmat.

"Agenda besok salah satunya kita (Panglima) akan ke lokasi yang belum ditentukan yang mana. Karena tergantung dengan cuaca seterusnya," kata Kapuspen.

Tentunya Panglima berharap agar KLB ini bisa secepatnya diatasi oleh Satgas. Apa yang menjadi kendala oleh Satgas agar dilaporkan kepada Panglima dan laporan yang masuk akan diteruskan kepada Presiden.

"Tentu kita ingin dari hasil ini adalah segera mengatasi apa kesulitan-kesulitan yang perlu kita atasi dan bisa ditindaklanjuti oleh TNI dan busa dilaporkan kepada Presiden," kata Kapuspen. (Jrl/dzy/tim)

2018 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika