Main Area

Main

Palang Jalan 8 Warga Diamankan Polisi

Timika, Tabukanews.com - Aksi palang jalan yang dilakukan oleh sekelompok massa dari keluarga korban KT di Jalan SP3, Kelurahan Karang Senang, Jumat (14/9) Distrik Kuala Kencana berujung ricuh.

Berdasarkan data lapangan yang dihimpun bermula saat sekelompok orang yang melakukan pemalangan berujung ricuh bermula dari sejumlah massa yang tidak terima dan memukul salah satu anggota Polres Mimika yang sedang mengambil gambar.

Tetapi hal itu sempat dileraikan oleh petugas keamanan yang berada dilokasi tersebut, tidak lama kemudian massa mulai melempari anggota dengan menggunakan batu.

Melihat hal tersebut anggota Kepolisian memberikan tembakan peringatan keatas dan tembakan gas air mata untuk menghentikan aksi lempar tersebut, namun massa terus melempari anggota sambil melarikan diri. Anggota Kepolisian terus mengejar dan berhasil mengamankan delapan orang, dimana tiga orangnya diamankan saat kejadian, sementara lima orang diamankan ketika berusaha bersembunyi di rumah warga.

Dari aksi pelemparan tersebut, Kasat Lantas Polres Mimika juga mengalami luka pada tangan sehingga harus dijahit sebanyak empat jahitan. Sebelumnya salah satu wartawan dan beberapa masyarakat yang sempat foto juga dilarang.

Aksi pemalangan jalan oleh sejumlah massa ini mulai pukul 08.00 WIT dengan cara membakar ban bekas ditengah jalan dan memalang dengan menggunakan beberapa buah kayu. Sehingga membuat arus lalu lintas macet.

Aksi pemalangan ini dipicu karena ada kesalahpahaman informasi yang mengatakan bahwa pelaku penabrakan terhadap korban KT dibebaskan Polisi. Perlu diketahui korban KT ini ditabrak pada Sabtu (8/9) malam lalu dan meninggal dunia, kemudian dikuburkan pada, Rabu (12/9) kemarin.

Kabag Ops Polres Mimika AKP Andyka Aer, S.IK kepada wartawan di Kantor Sentra Pelayanan Polres Mimika, membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan bahwa aksi pemalangan ini dipicu karena ada kesalahpahaman informasi ke keluarga korban.

"Ini karena ada yang berikan isu bahwa pelaku penabrakan itu dibebaskan oleh polisi, dan itu tidak benar. Jadi kita sudah konfirmasi dengan pihak keluarga korban dan kita undang untuk penyelesaian di Kantor Lantas," katanya.

Disampaikan juga, delapan orang yang sudah diamankan di Polsek Mimika Baru karena diduga sebagai provokator. Sehingga sampai menyebabkan adanya pemukulan dan pelemparan kepada anggota Kepolisian.

"Jadi saat ini situasi mulai kondusif dan arus lalu lintaspun mulai normal kembali,karena jalan yang mereka palang sudah kita bongkar," ungkapnya.

Ditambahkannya, anggota yang bertugas pada saat pengamanan aksi pemalangan adalah gabungan dari anggota Polsek Kuala Kencana, Polres Mimika, Polsek Mimika Baru dan BKO Polres Mimika dari Brimob Polda NTB. (Rfl).

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika