Main Area

Main

Nurman Karupukaro : Tapal Batas Harus Jadi Prioritas Pemkab Mimika

Ketua Fraksi Gerinda M Nurman S Karupukaro/ Foto: Tim/Tabukanews.com

 

Timika, Tabukanews.com - Ketua Fraksi Gerinda Muhamad Nurman S Karupukaro

menegaskan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika harus serius dan mempriroitaskan masalah tapal batas  dengan kabupaten tetangga, sebab bila ini tidak disikapi secara baik maka wilayah kabupaten Mimika akan dicaplok daerah lain.

Persoalan tapal batas menurut Nurman adalah masalah batas wilayah telah menjadi bahan perbincangan sejak 7 tahun lalu hingga saat ini tak kunjung ada penyelesaian dan ini sangat merugikan kabupaten Mimika.

"Jadi pemerintah harus serius manangani masalah tapal batas tapi ini tertunda-tertunda terus akhirnya pemekaran-pemekaran kabupaten yang sudah mencaplok wilayah administrasi kabupaten Mimika," kata Nurman saat ditemui di kantor DPRD Mimika, beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, salah satu daerah yang masuk dalam wilayah administrasi kabupaten mimika yakni Kapiraya Distrik Mimika Barat Tengah, namun telah dicaplok oleh kabupaten Deiyai. Ibu kota Kabupaten distrik yang telah dicaplok oleh kabupaten lain seharusnya mendapat sanksi dari pemerintah pusat.

"Distrik Kapiraya ada ibu kota Mimika Barat Tengah dari pada Kabupaten Mimika, jadi kalau ada ibu kota distrik yang jatuh ke kabupaten lain maka pemerintah harus memberikan sanksi berupa administrasi terhadap kabupaten baru yang mencaplok dengan mengurangi pendapatannya atau APBD dari dana bagi hasil itu harus dilakukan oleh pemerintah pusat," jelasnya.

Kapiraya yang merupakan bagian dari Distrik Mimika Barat Tengah menjadi salah satu contoh bagi Pemkab Mimika dan jajarannya agar menyikapi hal tersebut. Karena nantinya akan berpengaruh pada pemekaran daerah otonomi baru yang mana salah satu syaratnya ialah batas wilayah antar distrik dan kabupaten harus jelas.

Tidak hanya Kapiraya, tapi ada beberapa daerah di wilayah pegunungan yang juga dicaplok oleh kabupaten lain.

"Permasalahan ini harus diselesaikan oleh Bupati dan jajarannya, apalagi syarat untuk pemekaran daerah baru adalah batas wilayah yang jelas," ungkapnya.

Sebagai upaya penyelesaian permasalahan tapal batas wilayah. Kata dia pihaknya akan mengangkat permasalahan tapal batas wilayah pada saat pandangan umum fraksi.

"Jadi kami akan usulkan pada masa sidang dalam pandangan fraksi dan kami akan soroti itu, dan meminta kepada pemerintah mengirim tim untuk pergi ke Kabupaten Deiyai untuk menyelesaikan tapal batas wilayah yang sudah dicaplok oleh Deiyai," katanya. (tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika