Main Area

Pelantikan dprd mimika

Main

Natal Bersama Pemda Mimika Tampilkan Toleransi Beragama

Pelaksanaan Natal bersama Pemda Mimika, TNI/Polri dan masyarakat Kabupaten Mimika menampilkan aksi toleransi umat beragama di Graha Eme Neme Yauware. Selasa (11/12) siang/Foto: Evan Soenarie


TIMIKA, TABUKANews.com - Pelaksanaan Natal bersama Pemda Mimika, TNI/Polri dan masyarakat Kabupaten Mimika menampilkan aksi toleransi umat beragama, dimana perayaan Natal tersebut dihadiri oleh  warga Muslim Timika. Bukan hanya sebatas hadir, tapi mereka juga menampilkan Qosidah dan rebana saat menyambut rombongan Forkopimda memasuki ruangan pelaksanaan Natal bersama di gedung Eme Neme Yauware, Selasa (11/12)

Perayaan natal bersama  yang mengusung tema ‘ Yesus Kristus Hikmat Bagi Kita (1 Kor 1 : 30a)’ dengan  sub tema ‘ Dengan Kelahiran Yesus Kristus Kita Tingkatkan Iman  Dan Kerukunan untuk Melanjutkan Pembangunan Mimika yang  Cerdas, Aman, Damai dan Sejahtera’.  Selain sebagai tamu undangan, pelajar Muslim dari SMK Yapis Timika juga melantunkan lagu-lagu  ajakan hidup toleransi   serta iringan kasida lagu natal oleh Majelis Ta’lim Masjid Baiturahman Mapurjaya.

Sekretaris Panitia pelaksanaan natal bersama, Marten Sawi dalam ketika menyampaikan laporannya mengatakan bahwa  pelaksanaan perayaan natal bersama ini bertujuan untuk membangun kebersamaan, kekeluargaan dan  menciptakan keharmonisan antar umat beragama, sehingga yang terlibat dalam pelaksanaannya adalah berasal dari berbagai suku, golongan dan  agama.

Marten mengatakan, perayaan ini juga didasari oleh peraturan pemerintah nomor 38 tahun 2007 tentang pembagian urusan pemerintah daerah, kabupaten dan kota  lembaran  negara republik Indonesia tahun 2007 nomor 82 tambahan pemangunan negara republik Indonesia nomor 4737. Peraturan bersama Menteri Agama dan Menteri  Dalam Negeri nomor 89 tahun 2006 tentang pedoman pelaksanaan tugas  Kepala Daerah dan wakil kepala daerah dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama, pemberdayaan forum kerukunan umat beragama dan pendirian rumah ibadah. Peraturan Gubernur Papua tahun 2007 nomor 135 tentang forum kerukunan umat beragama  kabupaten dan kota se Provinsi Papua nomor 9  tahun 2007. Surat Keputusan Bupati Mimika nomor 278 tahun 2018 tentang panitia natal bersama Pemerintah TNI/Polri dan Masyarakat Mimika tahun 2018.

“Kita  mengusung  tema ‘ Yesus Kristus Hikmat Bagi Kita (1 Kor 1 : 30a)’ berarti dengan hikmat natal bisa menyatuhkan berbagai perbedaan suku, golongan dan agama. Itu berarti ada hikmat kelahiran baru dala kehidupan kita di Mimika. Kita bangga dan bahagia ketika sudara dan sudari kita yang muslim ikut memeriahkan perayaan natal ini. Inilah bukti toleransi dan kebersamaan kita di Mimika.kita harapkan ini akan terus dipupuk untuk mewujudkan Mimika yang aman dan damai,” kata Marten di Graha Eme Neme Yauware, Selasa (11/12).

Dalam kesempatan ini, ia juga melaporkan bahwa dana perayaan natal bersama ini bersumber dari dana dukungan pelaksanaan anggaran satuan kerja bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Mimika sebesar Rp 546 juta. Selain itu, juga bersumber  dari sumbangan sukarela oleh PT Freeport Indonesia,  Badan, Kantor, Dinas, TNI, Polri, BUMD, BUMN, Swasta dan Wiraswasta sebesar Rp 30 juta.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh yang telah menyukseskan perayaan natal bersama ini,” ungkapnya dalam perayaan natal bersama yang dihadiri oleh pengkhotba, Pdt. Joel De Fretes, S.Th  tersebut.

Sedangkan Asisten Bidang Pemerintahan Pemkab Mimika, Demianus Katiop mengatakan, suasana natal bersama ini merupakan sesuatu yang sangat luar biasa. Sebab, umat muslim Mimika ikut terlibat dalam kepanitaan, mengisi acara serta ikut berbaur menyanyikan puji-pujian natal bersama umat kristiani.

“Saya sangat mengapresiasi kepada umat muslim yang diwakili oleh anak-anak YAPIS dan remaja Masjid Baiturahman Mapurjaya. Kita semua sangat merasakan bahwa kita semua adalah satu,” kata Demianus.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada TNI dan Polri selaku aparat penegak hukum dalam menjamin keamanan di Mimika. Selain itu, juga telah melibatkan diri dalam pelaksanaan natal bersama yang bertujuan untuk mengikat dan memperat toleransi tersebut.

Usai perayaan natal bersama ini, Kepala SMK YAPIS, Sahaka Rumangia  menyampaikan ucapkan terimakasih kepada Pemkab Mimika yang telah memberikan kesempatan kepada SMA YAPIS untuk berpartisipasi dalam perayaan natal bersama tahun 2018. Hal ini merupakan kehormatan bagi  SMK YAPIS sebagai yayasan Muslim terbesar di Papua.

Keterlibatan YAPIS dalam perayaan ini natal  ialah untuk mewujudkan toleransi di tanah Amungme dan Kamoro agar tidak ada lagi perbedaan di antara sesama  umat beragama. Dengan demikian, selain terlibat dalam perayaan natal bersama yang dilaksanakan Pemkab, TNI/Polri ini, YAPIS juga siap untuk bersama-sama menjaga keamanan di setiap Gereja yang kelak akan melaksanakan perayaan natal di tanggal 25 Desember mendatang.  

“Setelah mendapatkan undangan dari Panita Natal Pemkab, Ketua YAPIS Mimika sangat bangga dan menginstruksikan agar pelajar SMK Yapis ikut berpartisipasi. Karena ini merupakan momen untuk kita wujudkan yang namanya toleransi antar sesama kita. Kami berterimakasih karena dilibatkan dalam perayaan ini,”  katanya. (Evan Soenarie).

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika