Main Area

pesparawi xiii
DPRD Kabupaten mimika, Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2020
Sekwan DPRD Kabupaten mimika, Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2020

Main

Minimnya Pengetahuan Tentang Teknologi, Wabup Protes Penerimaan CANS Berbasis Online

TIMIKA, TABUKANews.com - Wakil Bupati Mimika Yohanis Bassang, SE. M. Si memprotes penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) yang dilakukan oleh pihak Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi dan Birokrasi (Menpan RB) Republik Indonesia yang menggunakan sistem online, tanpa memikirkan kondisi SDM yang ada di Provinsi Papua.

"Kami Pemerintah Kabupaten Mimika Tidak setuju penerimaan CPNS berbasis online," kata Wabup Bassang untuk memimpin apel pagi di halaman Sentra Pemerintahan SP3, Senin (10/9).

Menurutnya, penerimaan yang dilakukan melalui sistem online tersebut sama saja mempersempit peluang bagi anak-anak asli Papua untuk berkarir sebagai seorang ASN terutama dua suku besar yang ada di Timika dan 5 suku kekerabatan lainnya.

"Ketika itu dilangsungkan sistem itu berarti kita punya peluang dan ruang untuk anak-anak kita dan saudara-saudara kita khususnya pemilik hak Ulayat dalam hal ini Amungme dan Kamoro dan 5 suku kekerabatan itu tidak ada ruang untuk mereka," jelasnya.

Di sisi lain Provinsi merupakan Papua daerah otsus yang memiliki kekhususan bagi anak-anak asli Papua termasuk Kabupaten Mimika. Banyak anak-anak Mimika yang memiliki Kerinduan untuk bergabung dan berkarir sebagai seorang ASN. Namun dengan kondisi yang ada dirinya menilai tidak ada keberpihakan dari pemerintah pusat kepada anak-anak asli Papua.

"Sementara kita dari Pemerintah ingin dan rindu ada keberpihakan sehingga mereka juga punya peluang untuk diterima menjadi aparatur sipil negara," tuturnya.

Ia mengakui, penerimaan calon aparatur sipil negara harus secara transparan namun perlu dipertimbangkan baik-baik oleh pihak Kementerian bahwa SDM antara wilayah Indonesia barat dan Indonesia timur sangat jauh berbeda sehingga kemungkinan besar peluang untuk anak-anak asli Papua sangat kecil

"Tapi pemerintah pusat berbeda pandangan dengan kita dengan satu sisi itu masalah transparansi dan sebagainya, trus kita yang didaerah yang punya kekhususan dimana itu. Karena tidak bisa dipungkiri juga bahwa kita di timur sangat berbeda dengan yang di wilayah barat," ungkapnya.

Ia menyarankan kepada pihak Kementerian agar mencari solusi terbaik untuk wilayah Papua artinya memberikan kuota perekrutan calon ASN kepada Pemerintah setempat untuk pelaksanaan penerimaan sehingga ada keberpihakan kepada anak-anak asli Papua.

"Pemerintah pusat memberi kuota kepada setiap Pemerintah daerah supaya Pemerintah daerah Melaksanakan seleksi itu sehingga dengan pertimbangan kearifan lokal dan mengakomodir seluruh potensi anak-anak asli daerah," sarannya.

Ia menegaskan, apabila aspirasi yang disampaikan tidak ditanggapi oleh Kementerian sebaiknya Penerima dilakukan di wilayah Indonesia barat saja.

"Apabila aspirasi kami tidak diakomodir sebaiknya pemerintah pusat yang selenggarakan disana saja dan jangan disini," tegasnya. (Rfl/TB)

DPRD Kabupaten mimika, Ucapan HUT Kab.Mimika
Sekwan DPRD Kabupaten mimika, Ucapan HUT Kab.Mimika
2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika