Main Area

Main

Merasa Tidak Berikan Dukungan KTP 5 Warga Lapor ke Panwas Mimika

TIMIKA, TABUKANews.com - Dugaan maraknya ‘pencatutan’ KTP yang kemudian diberikan kepada salah satu bakal calon bupati Mimika dan wakil bupati pasangan independen Pilkada Juni nanti, akhirnya terkuak.

Merasa tidak memberikan dukungan ke - 5 warga tersebut, Pada Selasa (29/1) siang, 5 orang mendatangi Kantor Panwaslu dan langsung bertemu dengan Ketua Panwaslu Mimika Johanes Wato untuk melaporkan pelanggaran tersebut.

Kedatangan kelimanya didampingi Tim Hukum Omtob karena sebelumnya mereka melaporkan perihal tersebut ke Posko Tim Kemenangan Omtob, Jalan Hasanudin.

Kuasa Hukum Omtob, Mahsal Serat saat dijumpai di Kantor Panwaslu Mimika yang turut mendampingi korban mengatakan pihaknya telah mengantongi sekitar delapan warga yang merasa KTP-nya digunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab demi kepentingan politik bakal calon independen.

“Hari ini kita laporkan lima orang sebagai awal. Kami sudah kantongi 30-an warga dengan kasus serupa. Delapan orang sudah temui kami hari ini. Dalam waktu dekat kami akan datangi panwas untuk melaporkan hal yang sama,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Mimika Johanes Wato mengatakan pihaknya akan melanjutkan laporan tersebut ke KPU Mimika guna dilakukan pengecekan dalam sistem.

“Sudah jelas jika ada nama mereka maka konsekwensinya adalah suara dukungan untuk bakal calon yang diusung akan dikurangi,” tegasnya.

Sebelum ke panwas, di Posko Tim Pemenangan, Tim Kuasa Hukum Omtob terlebih dulu melakukan konferensi pers.

Ketua Tim, Marvey Dangeubun mengatakan pihaknya telah mendapatkan sejumlah bukti tindak pidana pemalsuan yang akan dilaporkan ke panwas dan dilanjutkan ke Gakkumdu (Sentra Penegakan Hukum Terpadu), sebagai penyidik segala kejahatan Pemilu. 

“Mereka tidak beri dukungan tapi namanya ada dalam dukungan salah satu bakal calon independen. Mereka ini tidak  meyerahkan KTP dan tidak menandatangani fom BBKWK perseorangan diatas materai enam ribu,” jelasnya.

Dikatakan, sebagian besar yang melapor sebenarnya belum menentukan pilihan ke bakal calon tertentu termasuk mendukung Omtob, namun secara pribadi mereka merasa dirugikan atas perilaku peyimpangan ini.

“Sebagian besar netral. Mereka datang pertanyakan dan konsultasi hal ini ke kami. Tim hukum kami akan wakili mereka ke panwas untuk ditindaklanjuti, tujuannya agar proses demokrasi ini berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku karena sebagai warga negara yang  baik, tanpa memintapun mereka bersedia untuk dilaporkan,” katanya.

Bahkan menurut Marvey, ironisnya dalam dukungan KTP yang diberikan tercatut pula beberapa nama yang diketahui telah meninggal dunia.

“Ada satu saksi yang saudaranya meninggal dunia, dia yang urus pemakaman dan ada surat keterangan kematian dari RSUD, bahkan dia sudah mengambil gambar foto kuburan saudaranya sebagai bukti. Tadi dia sudah serahkan ke kami,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dalam Undang-undang RI Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Umum (Pemilu), pada pasal 185 disebutkan, setiap orang yang sengaja memberikan keterangan yang tidak benar atau menggunakan identitas palsu untuk mendukung bakal calon perorangan gubernur, bupati dan walikota, maka dipidana penjara paling singkat 12 bulan  dan paling lama 36 bulan dengan denda Rp.12 juta dan Rp.36 juta.

“Kalau pemalsuan ini dilakukan oleh anggota PPS, PPK atau KPU maka pidana penjara paling singkat 36 bulan dan paling banyak 72 bulan. Dendanya  Rp.36 juta dan Rp.72 juta. Jangan sampai kedepan banyak yang dipenjarakan karena masalah-masalah pemalsuan ini. Aturannya sangat jelas,” jelasnya.

Kepada masyarakat Mimika, Marvey mengingatkan agar jika ada yang menemui hal serupa dan ingin diproses, bisa langsung mendatangi sekretariat dan posko Tim Kemenangan Omtob di Jalan Hasanudin.

“Siapapun yang mengalami kondisi serupa, datang dan laporkan ke kami karena inilah yang tertera dalam undang-undang pemilu bahwa ada partisipasi aktif dari masyarakat. Masyarakat sekarang sudah pintar, mereka sudah tahu haknya sehingga mereka perlu gunakan hak itu dan kami siap untuk membackupnya,” tegasnya. (tim)

2018 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika