Main Area

Main

Menhan Diangkat Sebagai Anak Adat Suku Tabi

Menhan Diangkat Sebagai Anak Adat Suku Tabi /Foto:Istimewa

Jayapura ,TabukNews.com – Menteri Pertahanan RI, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu. diangkat oleh kepala suku Suku Besar Waena Ramses Ohee, sebagai anak adat suku Tabi. Rabu (10/10/19) di Klimbay Batas Kota Pinggir Danau Sentani Jalan. Raya Sentani Kelurahan Waena Distrik Heram Kota Jayapura, Papua.

Setelah tiba di Jayapura Menteri Pertahanan RI, berserta rombongan dalam rangka menyapa masyarakat 7 wilayah adat Papua dan Papua barat. 

Tokoh pejuang papera 1969 Ramses Ohee menjelaskan  dengan penyambutan di tanah tabi ini artinya Menhan Ryamizard Rycudu telah menjadi bagian anak adat suku Tabi. ditandai dengan menyematkan pernak pernik pakaian adat suku Tabi.

 “Hari ini menjadi saksi oleh anak cucu kami, bapak kami angkat menjadi anak suku adat Tabi, " Tuturnya. 

Pada kesempatan siang ini dilakukan juga buku sejarah PEPERA kepada Menhan Ramizard Rycudu dan pembacaan ikrar oleh satgas pemuda Tabi tentang kesetiaannya kepada negara kesatuan republik indonesia dan siap menjaga Tanah Tabi untuk menjaga keamanan dan memajukan papua.

Sementara itu, Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu mengatakan bahwa dengan bertemu perwakilan masyarakat adat Papua dan Papua Barat, agar dapat menciptakan Papua dapat tenang ke depannya.

 "Kita kumpul tadi bersama-sama dengan tokoh adat untuk bagaimana menciptakan Papua ini tenang," kata Ryamizard, 

Menurutnya, Papua sudah bertahun-tahun diamankan dengan pasukan bersenjata, Kini, sudah saatnya melakukan musyarawah untuk bagaimana baiknya Papua ke depan.

 "Kita sudah bertahun-tahun bagaimana mengamankan Papua dan lain-lain dengan bersenjata, kekerasan, saya raya sudah waktunya kita melakukan kegiatan untuk bersama-sama, berkoordinasi, bersilaturahmi, bermursyawarah untuk mufakat bagaimana baiknya negara ini, bagaimana baiknya Papua ini," ucapnya.

Selanjutnya setelah pengukuhan selesai Menhan bersama rombongan mengunjungi dan memberikan bantuan sosial ke beberapa lokasi yang digunakan sebagai tempat mengungsi oleh masyarakat korban kerusuhan di Wamena dan Ilaga. (tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika