Main Area

Pelantikan dprd mimika

Main

Mayor Inf Dodi Nur Hidayat Jabat Danyonif 754/ENK

Sertijab yang dilakukan berdasarkan Surat Perintah Komandan Brigif 20/IJK nomor : 375/IX/2018 Danyonif 754/ENK dari Letkol Inf./ foto : Istimewa

Timika, Tabukanews.com - Mayor Inf. Dodi Nir Hidayat menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri (Yonif) 754/ Eme Neme Kangasi (ENK) menggantikan Letkol. Inf. Yohanis Parinusa, setelah digelar Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) di halaman Yonif 754/ENAK, Senin (29/10).

Sertijab yang dilakukan berdasarkan Surat Perintah Komandan Brigif 20/IJK nomor : 375/IX/2018 Danyonif 754/ENK dari Letkol Inf. Yohanis Parinusa digantikan oleh Mayor Inf. Dodi Nur Hidayat yang sebelumnya menjabat sebagai Pabandya Binkar Kodam XVIII/Kasuari, sedangkan Letkol Yohanis Parinusa akan menjabat sebagai Dandim 1701/Jayapura Korem 172/Praja Wira Yakthi Kodam XVII/Cendrawasih.

Dan Brigif 20/IJK Kolonel Inf. Charles, Sagala, SH dalam amanatnya mengatakan, Sertijab yang dilakukan di lingkungan TNI-AD adalah hal yang yang wajar dan merupakan bagian dari Sistem pembinaan personel "tour of duty dan tour of area" yang diwujudkan dengan adanya perpindahan jabatan dan penugasan yang saat ini dilaksanakan.

Dirinya juga berterima kasih dan memberikan penghargaan kepada Letkol Inf. Yohanis Parinusa yang telah melaksanakan tugas sebagai Danyonif 754/ENK dan telah banyak berbuat selama memimpin Yonif 754/ENK selama 2 tahun lebih.

"Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan atas pelaksanaan tugas satuan selama 2 tahun 3 bulan dan tentunya sudah banyak berbuat serta melaksanakan pembinaan satuan, dan selamat bertugas ditempat yang baru sebagai Dandim 1701/Jayapura," katanya.

Ia juga berpesan kepada Danyonif 754 yang baru baru Mayor Inf. Dodi Nur Hidayat yang telah dipercayakan pimpinan untuk memimpin Yonif 754/ENK agar melaksanakan tugas dan tanggung jawab jabatan dan menyesuaikan diri dengan tugas serta melanjutkan langkah-langkah positif yang telah lakukan oleh pejabat lama.

"Danyonif yang baru agar cepat menyelesaikan diri dengan lingkungan dan melanjutkan hal-hal positif yang telah dilakukan oleh Danyonif yang lama," pesannya.

Sebab. Kata dia, keberadaan Yonif 754/ENK telah beralih Komando Pengendali (Kodal) dadi Kodam XVII/Cendrawasih ke Divisi III Kostrad sehingga banyak tantangan yang dihadapi mulai dari kondisi wilayah Kabupaten Mimika yang rawan konflik sehingga perlunya sinergitas antar instansi vaik TNI-Polri dan juga masyarakat.

"Tantangan tugas sebagai Danyonif 754/ENK cukup berat dikaitkan dengan baru dilaksanakan pengalihan kodal Brigif dari Kodam XVII/Cendrawasih ke Divisi infanteri 3 Kostrad, ditambah Timika rawan konflik,, sehingga perlu sinergitas," ungkapnya. (Jrl).

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika