Main Area

bayar pajak daerah
pesparawi xiii kab mimika

Main

Masih Timbulkan Masalah, One Way Budi Utomo Perlu Dikaji Ulang Bahkan Dibatalkan

Timika,TabukaNews.com - Kalangan DPRD Mimika meminta kebijakan lalulintas One Way (satu arah) Jalan Budi Utomo dikaji kembali lantaran menimbulkan kemacetan di sejumlah ruas jalan lainnya di Kota Timika.

Legislator Komisi C Novian Kulla kepada wartawan Rabu, (28/07/2021) mengungkapkan, kendati median jalan di sejumlah titik di sepanjang Yos Sudarso sudah dibuka, namun kemacetan masih saja terjadi belum lagi semakin sering terjadi kecelakaan lalulintasnya.

“Masa uji atau masa sosialisasi yang sudah lebih dari dua minggu sejak pemberlakuan jalan satu arah di Jalan Budi Utomo, namun jujur bahwa telah menimbulkan masalah baru. Ini terjadi di jalanan,” ujarnya.

Terkait dengan kondisi terjadinya kemacetan, antrean kendaraan bahkan rawan kecelakaan di sepanjang Jalan Yos Sudarso, anggota Komisi C DPRD Mimika, Novian Kulla,S.Kom meminta pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mimika untuk mengkaji ulang pemberlakuan kebijakan satu arah di Jalan Budi Utomo.

“Pemerintah tidak boleh memaksakan pemberlakuan satu arah yang saat ini sudah berjalan selama dua minggu, namun faktanya masyarakat banyak yang mengeluh bahkan menimbulkan soal baru di beberapa ruas jalan dan yang lebih parah di sepanjang Jalan Yos Sudarso. Saya minta dishub sudah bisa menyampaikan ke publik terhadap kajian selama pemberlakuan satu arah yang menimbulkan masalah baru ini,” tegasnya.

Ia mengakui, regulasi atau kebijakan satu arah di Jalan Budi Utomo yang dilakukan pemerintah daerah dalam menyongsong iven PON dan Pesparawi agar arus kendaraan dapat lancar itu, faktanya jauh dari harapan. Sebab selama pemberlakuan satu arah ini menciptakan masalah baru dengan terjadinya kerawanan kecelakaan di beberapa titik di Jalan Yos Sudarso.

“Kami Komisi C sudah melakukan RDP dan mendukung adanya langkah langkah untuk mencari solusi agar tidak terjadi kemcaetan di Jalan Yos Sudarso, salah satunya dengan membuka beberapa median jalan untuk menghubungkan arus kendaraan ke Jalan Budi utomo. Tetapi faktanya belum bisa teratasi, bahkan warga menjadi korban dengan kondisi saat ini, tolong hal ini dikaji ulang pemberlakuan satu arah ini,”pintanya.

Politis Partai Nasdem ini berharap warga tidak dikorbankan dengan adanya pemberlakuan kebijakan ini yang pada akhirnya masyarakat yang dirugikan. Bahkan ia meminta pemerintah membatalkan kebijakan ini, sehingga Jalan Budi Utomo bisa kembali dibuka dua arah.

“Dewan sangat mendukung niat baik pemerintah dalam rangka menata dan mengatur kelancaran arus lalulintas, akan tetapi jangan juga mengkambing-hitamkan warga dengan terjadinya kemacetan ini. Saya minta kebijakan satu arah ini perlu dikaji ulang, bahkan bisa kembali seperti semula sambil meningkatkan beberapa ruas jalan alternatif untuk mengatasi kemacetan di sepanjang Jalan Budi Utomo,” tandasnya. (Manu)

2021 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika