Main Area

pesparawi xiii
dprd kabupaten mimika

Main

Mama-mama Papua Siap Direlokasi, Asalkan Tuntutan Mereka Dikabulkan

Timika, TabukaNews.com - Tidak terima dilarang berjualan kembali di area eks pasar Swadaya, tepatnya dipinggiran sepanjang Jalan Bhayangkara. Para pedagang khususnya mama-mama Papua ini melakukan protes dan berencana akan menduduki eks pasar Swadaya.

Rencana akan menduduki eks pasar Swadaya ini apabila dalam empat hari tuntutan mereka tidak terjawab oleh Pemerintah Daerah.

Tuntutan yang mereka sampaikan diantaranya ada empat, yakni pertama meminta agar semua tempat-tempat jualan yang masih berjualan diarea eks pasar swadaya ditutup dan harus direlokasi ke Pasar Sentral.

Kedua, mama-mama Papua meminta tempat bagi mereka di Pasar Sentral. Ketiga, mama-mama Papua minta agar disediakan transportasi untuk membantu aktivitas mereka. Dan keempat, mama-mama Papua minta agar Bupati Mimika bisa hadir dihadapan mereka.

Akibat dari aksi protes Jumat (10/7) membuat arus lalu lintas sempat macet.

Kepala Dinas Satpol PP, Wilem Naa, menyampaikan bahwa aksi protes yang dilakukan oleh pedagang mama-mama Papua ini karena mereka melihat masih ada kios-kios dan lapak-lapak pedagang lainnya masih buka seperti biasa.

"Saya tegaskan bahwa mulai besok semua tempat jualan yang ada di deretan ini ditutup, dan semua kembali ke Pasar Sentral," katanya.

Menurutnya, penertiban terhadap para pedagang ini sudah dilakukan sosialisasi terlebih dahulu.

"Sudah mulai kemarin (Kamis-red) area ini sudah kita tertibkan. Kita tertibkan disini karena selain daerah ini adalah pusat kota, juga dimana pemerintah sudah bangun pasar yang besar yaitu Pasar Sentral," ungkap Wilem.

Ia juga menegaskan, bahwa pihaknya akan menempatkan personil Satpol PP untuk terus berjaga-jaga, supaya tidak ada lagi aktivitas jual beli.

Berdasarkan pantauan di lapangan, selama diberikan penjelasan baik dari pihak Satpol PP maupun kepolisian, mama-mama ini tetap bersikeras tidak mau kembali dan memilih mau bertahan dilokasi selama empat hari untuk menanti jawaban dari pemerintah daerah.

Bahkan ada beberapa mama-mama pedagang terpaksa membuang hasil jualannya dijalan, karena merasa hasil jualan sudah tidak laku.

Tidak mau melihat mama-mama pedagang pulang dengan tangan kosong,pihak kepolisian Mimika yang turun membantu membackup Satpol PP pun tergerak hati dengan membeli semua hasil jualan yang sempat dibuang dijalan.

Dan untuk kelancaran arus lalu lintas,personil Satpol PP dengan dibackup kepolisian Mimika secara persuasif, mama-mama pedagang pun akhirnya kembali membubarkan diri. (tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika