Main Area

Main

Lippo Group Papua Berikan Bantuan Susu dan Bunur Bayi ke Asmat

TIMIKA, TABUKANews.com - Lippo Group Papua memberikan bantuan kepada korban balita penderita gizi buruk dan campak di Kabupaten Asmat, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Penyerahan secara simbolis berlangsung di Posko Tagana Kemensos RI di halaman Gedung Graha Eme Neme Yawawe, Sabtu (27/1).

Perrwakilan Lippo Gruop Jayapura Lukman Hamli mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan warga Asmat terkait dengan kondisi yang dialami oleh puluhan balita di Amsat. Karena secara keseluruhan penderita adalah bayi sehingga pihak lebih memfokuskan bantuan pda susu dan bubur bayi.

"Ini adalah kasus gizi buruk tetap kita akan suplai untuk mereka. Dan saya sudah konfirmasi ke penduduk sekitar juga yang kita bantu itu cuma 3 varian saja rencana kita hari ini kita banyakin di susu bayi dan bubur bayi," kata Lukman Hamli usai penyerahan bantuan di gedung Eme Neme Yaware, Sabtu (27/1).

Menurutnya, saat ini pihaknya memfokuskan bantuan seperti susu dan bubur untuk pemenuhan asupan gizi. sebab hampir semua bantuan yang dikirmkan ke Asmat melalui berbagai pihak telah ada.

"Karena untuk produk-produk yang lain sudah diaumbangkan oleh lembaga-lembaga sosial lainnya ataupun instansi lainnya seperti itu," terangnya.

Ia mengungkapkan, dari data dan informasi yang didapat secara keseluruhan merupakan balita yang terkena campak da gizi buruk kisaran 0 sampai 3 tahun, sehingga langkah-langkah pencegahan dimulai dari suplai makanan yang memiliki nutrisi.

"Kita tahu ada kebutuhan yang lain tapi sebenarnya dihari ini kita fokus untuk suplemen asupan untuk bayi itu sendiri," uangkapnya.

Dirinya berharap agar KLB yang terjadi di Asmat bisa secepatnya ditangani dan disembuhkan, sesuai dengan program dari Kemenkes dan tim reaksi cepat dari Pemkab Asmat serta beberapa lembaga agar. Sehingga tidak menyebar ke kabupaten lain, agar kedepan hal tersebut tidak terjadi lagi di Papua.

"Harapan kedepan masalah ini cepat selesai dan segera teratasi dna kita mendukung program kemenkes reaksi cepat tanggap dari Pemda setempat juga dan beberapa lembaga lokal dan timika segingga hal ini teratasi dan kedepan tidak ada lag isu di Papua," harapnya. (Jrl/dzy/tim)

2018 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika