Main Area

bayar pajak daerah
pesparawi xiii kab mimika

Main

Legislator Geram Jalan SP2-SP 3 Masih Berantakan, Padahal PON Sudah Dekat

Timika,TabukaNews.com - Pimpinan DPRD Mimika Yohanis Felix Helyanan mengaku geram dengan kondisi terkini Jalan Cendrawasih dari SP 2 hingga SP 3 yang kondisinya dinilai berantakan karena belum rampung dikerjakan. Setengah jalan baik di arah kanan maupun kiri belum juga diaspal, membuat kendaraan susah melintas dan rawan kecelakaan. Lambatnya pengerjaan proyek itu justru sangat disayangkannya karena ajang PON XX sudah di depan mata. Ribuan atlit dari berbagai daerah se-nusantara Indonesia akan datang ke Timika dan menyaksikan jalanan berantakan di Mimika, tepat berada di jalur utama menuju Venue PON.

"Sangat disayangkan kalau orang dari berbagai daerah melihat pekerjaan yang berantakan itu. Saya minta pihak kontraktor segera mempercepat pengaspalan jalan SP 2 hingga SP 3 yang saat ini masih terbengkalai. Ini kapan selesainya ? Ini akan memalukan bila tidak selesai sampai iven PON digelar, dua bulan ke depan. Saya minta pihak kontraktor jangan sengaja memperlambat, ini pekerjaan multiyear dan menjadi prioritas sehingga tidak ada alasan untuk memperlambat proses pengaspalan," keluh Wakil Ketua 2 DPRD Mimika asal PDI Perjuangan yang akrab disapa Jhon Thie itu, kepada wartawan di kantor DPRD Mimika, Senin (02/08/2021).

Lagi katanya, jalan SP 2 dan jalan SP 3 ini merupakan salah satu akses jalan utama yang volume kendaraannya sangat tinggi, dan dengan kondisi jalan saat ini terjadi kemacetan dan sangat tidak nyaman dilalui. Ia menyoroti kontraktor yang hanya mengerjakan penghias dan dekorasi jalan, sementara fungsi utama jalan raya itu diabaikan pengerjaannya.

"Mereka (kontraktor-red) ini sibuk dengan bangun median dan taman jalan sementara ruas jalan utama hanya terus dilakukan pengerasan  Kalau dilihat sudah keras kondisi jalannya, lalu kenapa tidak segera diaspal. Ada apa dengan kontraktor ini, apakah memang sengaja memperlambat? " kritiknya pedas.

Ia meminta agar OPD teknis turun ke lapangan dan mengawasi pengerjaan itu, serta memberi teguran kepada kontraktor pelaksana agar segera merampungkan pembangunan jalan utama itu. Sanksi bisa diberikan berupa sanksi finansial, sehingga diharapkan itu bisa memacu penyelesakan pekerjaan dalam waktu dekat ini.

"Kontraktor jangan hanya mengejar keuntungan dari proyek tersebut. Harus juga dipercepat dan mengedepankan mutu atau kwalitas pekerjaan. Kami selaku pimpinan di DPRD menegaskan, kalau sampai dekat pelaksanaan PON baru jalan SP 2 dan SP 3 belum juga rampung, nanti kami tim anggaran Dewan akan merekomendasikan untuk tidak membayar tagihan proyek tersebut,"tegasnya.

Jhon Thie menambahkan, selain sepanjang Jalan SP 2 dan SP 3, serta di beberapa titik jalan seperti di dekat Jembatan Selamat Datang SP 2, Bundaran SP 2 dan dekat jembatan Kuburan SP 2 juga harus segera diaspal biar aktifitas arus lalulintas berjalan lancar.

"Pihak kontraktor harus segera merampungkan beberapa titik yang belum juga diperbaiki, seperti di Jembatan SP 2, Depan Pasar SP 2 dan dekat jembatan kuburan  SP 2 untuk segera dirampungkan. Ini sudah dekat PON, tidak ada alasan untuk tunda tunda pekerjaan itu," tandasnya. (Manu)

2021 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika