Main Area

bayar pajak daerah
pesparawi xiii kab mimika
PON XX Papua

Main

Leentje Siwabessy Berhasil Naikkan PAD Sektor Perikanan Dari 25 Juta Menjadi 800 Juta

Timika,TabukaNews.com
Setelah 39 tahun 8 bulan 5 hari, Leentje A. Siwabessy purna bakti. Dalam lima tahun kepemimpinannya di Dinas Perikanan Kabupaten Mimika, ia telah banyak mencetuskan sejumlah inovasi untuk memajukan Mimika dalam sektor Perikanan

Sebelum menjabat sebagai Kepala Dinas Mimika, Leentje terlebih dahulu mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Maluku di Departeman Koperasi pada 1  Maret 1982.

Kemudian pada  tahun 1985 ia pindah ke Papua tepatnya di Sorong, lalu 1987 ia bertugas di Fak-fak di Departemen Koperasi.

Tahun 1999 ia bertugas di Mimika sebagai pegawai di Kecamatan Mimika Timur, empat tahun kemudian tepatnya 2003 ia diserahkan menjadi pegawai otonom dan dilantik sebagai Kasubag Keuangan di Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) selama masa 17 tahun.

Setelah itu ia kemudian dipercaya oleh Bupati Mimika Eltinus Omaleng menjabat Kepala Dinas Perikanan selama lima tahun hingga pada 5 November 2021 lalu, ia purna tugas atau pensiun.

Perjalanan karir yang begitu panjang dan pengabdian yang tak kenal lelah selama 39 tahun 8 bulan 5 hari disebutnya dapat berjalan karena dukungan dari seluruh pihak terutama Bupati Mimika Eltinus Omaleng, Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob dan Sekretaris Daerah Michael R. Gomar.

Selain itu, para pejabat Eselon III, Eselon IV, para staf, keluarga (baik suami, anak dan cucu), para pimpinan OPD, sahabat, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) dan seluruh masyarakat Mimika.

Kepada wartawan di Kantor TP-PKK Mimika Senin (8/11) Leentje A Siwasbessy mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya.

“Saya ucapkan terimakasih karena menjabat selama lima tahun adalah amanah untuk saya. Saya bersyukur bisa menyelesaikan tugas sampai akhir purna bakti. Bapak bupati selama ini telah memberi support dan dorongan serta anggaran di sektor perikanan sehingga bisa berkembang dan maju,” katanya.

“Memang banyak yang belum saya buat tapi sedikitnya saya dan teman-teman sudah melakukan satu langka maju terutama bagaimana membenahi balai ikan dan perikanan tangkap dan olahan,” lanjutnya.

Ia mengungkapkan dalam masa jabatannya selama lima tahun, Dinas Perikanan telah mencetuskan Peraturan Daerah (Perda) tentang pelelangan ikan.

“Puji Tuhan sudah di launching oleh Bupati Mimika melalui Asisten 2 Bidang Perekonomian pada Minggu (7/11) kemarin. Jadi sekarang lelang ikan terbuka dan memudahkan untuk penyaluran dan penjualan ikan serta memudahkan memenuhi kuota kebutuhan ikan di Kabupaten Mimika,” ungkapnya.

Selain itu, retribusi sektor perikanan untuk Pendapatan Asli Daerah mengalami kenaikan secara signifikan hingga pada 2021 sebelum akhir tahun ini, Dinas Perikanan telah mendatangkan PAD tembus 800 juta.

“Saya bersyukur didukung oleh pejabat eselon III, eselon IV, staf ASN dan honorer yang bekerja sungguh-sungguh. Kebersamaan yang luar biasa dan itu adalah wujud nyata. Ketika saya masuk baru menjabat,  PAD-nya sangat kecil yakni 25 juta tetapi sekarang naik hingga 800 juta,” imbuhnya.

Hal tersebut disebutnya berasal dari sektor perikanan tangkap, perikanan budi daya, sewa pakai cool storage dengan adanya Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT).

Selain itu, balai benih yang semakin dibenahi,  balai pijat terbaru, wisata kuliner dan tempat kuliner yang akan disewakan kepada pihak ketiga untuk kelola.

“Saya bersyukur sampai tahap ini masih diberi kesehatan. Dalam melaksanakan tugas tentu ada tantangan namun ketika dikerjakan dengan hati dan sungguh-sungguh didampingi oleh para staf, eseleon III dan IV, doa serta support dari suami, anak, cucu ya keluarga itu memberikan suatu kekuatan. Belum banyak yang saya lakukan tapi sedikitnya ada gebrakan yang saya lakukan,” ucapnya.

Tak lupa Leentje yang juga merupakan Sekretaris Umum TP-PKK Mimika mengucapkan terimakasih kepada ketua, para wakil dan ibu-ibu PKK atas kerja sama dan kolaborasi kegiatan antara TP-PKK dan sektor perikanan yang mana sejauh ini semua berjalan dengan baik.

“Doa saya sektor perikanan akan lebih maju dan berkembang ditangan Plt yang menggantikan saya, Pak Anthonius Welerubun. Beliau adalah orang pekerja keras dan bisa merangkul. Apa yang sudah saya tanamkan dan kerjakan dengan teman-teman semoga ditangan beliau bisa semakin berkembang dan maju,” katanya menyemangati.

Baginya selama lima tahun pengalaman yang tidak pernah ia lupakan adalah ketika seminggu dilantik menjadi kepala dinas, masyarakat  di Pelabuhan Pomako melakukan demonstrasi.

“Waktu itu mobil saya diduduki, saya tidak bisa keluar dari ruangan tetapi puji Tuhan semua bisa diatasi dengan baik. Itu terjadi akibat adanya kecemburuan sosial antara nelayan Papua dan non Papua,” kenangnya.

Setelah itu waktu membuktikan bahwa pengabdiannya di sektor perikanan mengalami perubahan dan mendapat pengakuan dari para nelayan.(**)

2021 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika