Main Area

Main

KPU Mimika Minta Stop Intervensi

TIMIKA, TABUKANews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mimika meminta semua pihak untuk menghentikan polemik yang bertujuan mengintervensi kinerja KPU. Salah satu yang dirasakan KPU yakni polemik tentang dugaan masalah ijazah palsu.

Penegasan itu disampaikan divisi teknis KPU, Derek Mote, kepada wartawan,Kamis (18/1).

"Saya minta jangan sampai ada yg intervensi kinerja KPU. Biarkan kami bekerja sampai ada putusan yang dikeluarkan," ungkap Derek.

Ia menyatakan, terkait berkas para bakal calon, pihaknya akan melakukan pemeriksaan sesuai aturan PKPU.

"Ingat, kami bukan penyidik yang menentukan seseorang salah atau benar. Kami akan bekerja sesuai aturan. Dimana, kami akan menyurati lembaga perguruan tinggi calon yang bersangkutan untuk memastikan apakah bakal calon itu pernah kuliah di tempat tersebut" tukasnya.

Menurut Derek, selain menyurati lembaga perguruan tinggi, pihaknya juga akan menyurati SD hingga SMA tempat para kandidat bersekolah.

"Yang saya mau tekankan di sini bahwa KPU bukan penyidik. Memang kami akan menggandeng beberapa pihak untuk memastikan keabsahan, bukan menyelidiki seakan mencari-cari kesalahan para kandidat," tegasnya.

Karena itu Derek meminta masyarakat untuk memberi kepercayaan kepada KPU.

"Kalau ada yang salah dengan keputusan KPU silahkan tempuh jalur hukum. Tapi jangan tekan-tekan KPU karena kepentingan politik orang perorang," katanya lagi.(tim/dzy)

2018 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika