Main Area

pesparawi xiii

Main

Komisi B Kunker Lihat Pasar Mama Papua Timika

Komisi B DPRD Mimika melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Pasar Mama-mama Papua di SP IV Distrik Wania / Foto : Dok Tabukanews.com

TIMIKA, TABUKANews.com  - Komisi B DPRD Mimika melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Pasar Mama-mama Papua di SP IV Distrik Wania untuk melihay kondisi pasar tersebut.

Saat kunker tersebut, pihak Komisi B mendapati kondisi bangunan pasar mama-mama Papua tidak terawat dengan baik. Terdapat banyak ludah pinang, dan kotoran dan terdapat banyak coretan hingga membuat bangunan tersebut tidak nampak seperti bangunan yang pasar lainnya.

Hadir dalam kunker tersebut Ketua Komisi B DPRD Mimika Yohanes Felix Helayanan, Anggota Komisi B DPRD Mimika M Nurman S Karupukaro, Anggota Komisi B DPRD Mimika Nus Jikwa, Anggota Komisi C DPRD Mimika Kamaniel Robby Omaleng.

Melihat kondisi tersebut Anggota Komisi B DPRD Mimika M Nurman S Karupukaro disela-sela kunker mengatakan, bangunan pasar mama-mama Papua yang dibangun oleh Disperindag hingga kini tidak terawat dengan baik. Selain itu bangunan tersebut hingga kini belum diserahkan kepada mama-mama Papua untuk difungsikan.

"Kondisi memprihatinkan banyak ludah pinang dan sampah berserahkan didalam pasar mama-mama Papua," kata Nurman disela-sela kunker ke Pasar Mama-mama Papua di SP IV, Selasa (13/3).

Sementara itu Sekertaris Distrik Wania Petrus Palalangan saat ditemui pihak Komisi B mengatakan, dirinya sudah mengetahui pembangunan pasar bagi mama-mama Papua. Hanya saja hingga saat ini belum ada pemberitahuan kepada pihak Distrik dari instansi terkait pengoperasian pasar tersebut. Ia mengungkapkan, apabila ada kendala dari instansi terkait bisa dikoordinasikan denan pihak Distrik

"Memang sudah (bangunan pasar mama-mama Papua) jadi tapi kami juga belum tahu sampai sekarang belum digunakan," kata Petrus.

Nurman berharap agar bangunan tersebut secepatnya bisa diserahkan kepada mama-mama Papua untuk digunakan. Sebab sejauh ini banyak mama-mama Papua berjualan si pinggir jalan sangat beresiko terhadap keamanan dan kenyamanan karena mengganggu arus lalin.

"Kita berharap kalau bisa dari Disperindag bisa serahkan itu kepada mama-mama papua supaya mereka bisa gunakan bangunan itu. Sehingga mereka dapat tempat yang layak agar mereka tidak berjualan di pinggir jalan," harpanya. (tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika