Main Area

pesparawi xiii
DPRD Kabupaten mimika, Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2020
Sekwan DPRD Kabupaten mimika, Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2020

Main

Ketua Panwaslu Dinilai Tidak Memahami Isi SK

Suasana diluar Sidang Musaywarah Sengketa di Sekretariat Gakkumdu beberapa waktu lalu,Senin (5/3) / foto : Tim

Timika

Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Mimika,  Eltinus Omaleng, SE. MM dan Johannes Rettob. S. Sos. MM menilai, penyataan Ketua Panwaslu Kabupaten Mimika Tonny Agapa terkait putusan point dua  pembatalan SK Penetapan Paslon oleh KPU Kabupaten Mimika di Jayapura dinilai sangat keliru dan menimbulkan multitafsir dari semua pihak.

Hal itu disampaikan calon wakil bupati, Johannes Rettob ketika ditemui wartawan dibilangan jalan Hasanudin, Rabu (7/3).

"Menanggapi komentar Ketua Panwaslu Toni Agapa dihari ini (kemarin-red) itu menurut jalan pikirannya dia (Ketua Panwaslu) tetapi yang tertulis dalam putusan tidak seperti itu," kata Johanbaes.

Menurut dia, redaksi point dua putusan tersebut membatalkan SK KPU Mimika Nomor 05/HK.03.1-Kpt/9109/KPU-Kab/II/2018 tentang penetapan Paslon Bupati-Wakil Bupati Mimika. Seharusnya dalam redaksi tersebut harus menguraikan secara rinci pada diktum dua point (C) atas nama Eltinus Omaleng, SE. MH dan Eltinus Omaleng, S. Sos. MM yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) oleh KPU Kabupaten Mimika yang dinilai tidak sah karena sekolah tersebut telah ditutup.

"Penilaian dan pendapat hukum dari hakim musyawarah bahwa yang dipersoalkan tidak memenuhi syarat itu ijazah dari Eltinus Omaleng yang dianggapi tidak sah karena sekolahnya sudah tutup tapi sesudah melalui proses sidang dan alat bukti dan saksi penilaian daripada hakim musyawarah itu mereka sudah harus memutuskan ijazah Bupati memenuhi syarat. Karena sudah sesuai dengan UU dan ketentuan serta PKPU nomor 3 dan perubahannya pada nomor 15," terang John.

Hanya saja, lanjut dia,  dalam putusan tersebut majelis sidang musyawarah sengketa pilkada Kabupaten Mimika membatalkan SK KPU Mimika Nomor 05/HK.03.1-Kpt/9109/KPU-Kab/II/2018 tentang penetapan Paslon Bupati-Wakil Bupati Mimika. Dengan demikian 4 Paslon yang dinyatakan MS batal demi hukum.

Sementara itu terkait point 3 yang meminta kepada KPU Kabupaten Mimika untuk memverifikasi ulang keabsahan ijazah melalui uji Labfor, kata John, terkait status quo sangat bertentangan. Karena saat persidangan pihak pemohon telah menghadirkan saksi dan alat bukti untuk menjelaskan keabsahan status ijazah Eltinus Omaleng melalui keterangan saksi dari dinas pendidikan Makasar yang merupakan dinas yang berwenang untuk melegalisir ijazah tersebut.

"Terkait dengan pemikiran ketua panwaslu 4 paslon masih tetap pada jalurnya dan Omtob quo, ini keliru. Karena forensik itu tidak ada kaitan dengan ijazah itu tapi harus diketahui bahwa ijazah itu sudah dilegalisir oleh dinas terkait dimana sekolah itu berada," ungkapnya. (tim)

DPRD Kabupaten mimika, Ucapan HUT Kab.Mimika
Sekwan DPRD Kabupaten mimika, Ucapan HUT Kab.Mimika
2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika