Main Area

pesparawi xiii

Main

Ketua Harian Partai Golkar Pertanyakan Proses Hukum Komisioner KPUD Mimika

 Robby Kamaniel Omaleng / Foto : dok tabukanews.com

TIMIKA, TABUKANews.com - Ketua Harian Dewan Perakilan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Mimika Robby Kamaniel Omaleng, mempertanyakan terkit proses hukum terhadap Komisioner KPU Mimika yang kini sebagi tersangka.

Ia meminta aparat kepolisian melalui  Gakkumdu Provinsi Papua untuk mengusut secara tuntas kasus tersebut.

“Kami harap Gakkumdu bisa menuntaskan kasus ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dan membuka informasi sejelas-jelasnya kepada publik, agar publik mendapatkan informasi yang utuh dan jelas,"kata Ketua Harian DPD Golkar Timika Robby Kamaniel Omaleng kepada wartawan di Jalan Hasanuddin, Sabtu (26/5).

Menurutnya, kasus tersebut menjadi pembelajaran politik kepada warga negara terlebih khusus kepada masyarakat Mimika, untuk mengerti mengenani proses hukum dalam suatu sistem penyelenggaraan Pilkada.

“Kami sangat menyayangkn karena sampi dengan saat ini kasus tersebut terkesan sengaja didiamkan oleh penegak hukum, dengan alasan pertimbangan keamanan di Kabupaten Mimika,” teranngnya.

Sebagai partai pengusung dari Pasangan Eltinus Omaleng dan Johannes Rettob (Omtob) ia Meminta agar Gakkumdu Provinsi Papua yang terdiri dari Baaslu, kepolisian maupun Kejaksaan Tinggi agar secepatnya menindaklanjuti kasus Komisioner KPUD Mimika yang sebelumnya tersangaka.

Empat Komisionerr yakni Theodora Ocepina Magal, Alfrets Petupetu, Yoel Luis Rumakewi, Derek Motte dan Rheinhard Gobai ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Gakkumdu Provinsi Papua karena dianggap menghilangkan hak pasangan Eltinus Omaleng-Johannes Rettob (OmTob) untuk ditetapkan sebagai calon bupati-wakil bupati Mimika yang akan berkompetisi pada Pilkada 2018 saat pleno di Hotel Grand Alison Sentani, Jayapura, 18 Februari.

Tidak itu saja, keempat komisioner KPU Mimika tersebut dinilai melakukan tindak pidana lantaran meloloskan pasangan calon yang tidak memenuhi kelengkapan syarat administrasi seperti surat keterangan lolos kesehatan dari Rumah Sakit Dok II Jayapura dan dukungan perseorangan berupa formulir B-1-KWK perseorangan.(tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika