Main Area

pesparawi xiii

Main

Kematian WNA lalu, Imigrasi Telah Berkoordinasi Dengan Konsulat Kamboja

Kepala Kantor Imigrasi kelas II TPI Timika, Samuel Jesaja Enok/Foto : Tim

 

Timika, TabukaNews.com –  Pihak Kantor Imigrasi II TPI Mimika, telah melakukan koordinasi dengan konsulat Kamboja terkait kematian WNA atas nama Chu Rotha alias suku yang ditemukan tewas tenggelam di sungai  kilo meter 14, Distrik Wania, pada Jumat (10/1) lalu.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan kedutaan Kamboja untuk konfirmasi soal warga Negara korban itu, namun karena tidak ada kepastian sehingga disepakati untuk korban dimakamkna,” ujar Kepala Kantor Imigrasi kelas II TPI Timika, Samuel Jesaja Enok. Saat ditemui, Kamis (23/1).

Jesaja mengaku, sebenarnya koordinasi itu sudah dilakukan sejak 2018 lalu, lantaran almarhum diketahui melakukan tindak pidana umum (Tipidum) pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

“Pada saat penyelidikan, dia mengaku adalah warga negara Kamboja. Jadi sejak saat itu kita sudah koordinasi dengan kedutaan. Tapi sampai saat ini belum ada konfirmasi dari pihak kedutaan,” ungkap Jesaja.

Sebelumnya, Kapolres Mimika AKBP I G. G Era Adhinata mengatakan bahwa koordinasi yang dilakukan guna mempermudah pihak kepolisian dalam melakukan penyelidikan. Namun, setelah melakukan olah TKP dan proses identifikasi, secara kasat mata, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Kondisi jenazah WNA tersebut sudah mulai membengkak dan membusuk.

Berdasarkan informasi yang dihimpon, Chu Rotha pertama kali ditemukan oleh warga bernama Maisena Gwijangge (9) dan Yulita Wandikbo (50) saat menuju kebun di kawasan hutan Kilometer 14, ruas jalan Timika-Mapurujaya.

Selanjutnya kedua saksi kembali ke rumah dan melapor ke Polsek Mimika Timur, pihaknya bersama Dinas Sosial, RSUD dan Polres Mimika bersepakat melakukan pemakaman jenazah diduga WNA itu, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Kamoro Jaya. (tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika