Main Area

Main

Kejadian di Ilaga Karena Ada Tekanan Kelompok Tertentu

Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw/Foto: Tim/Tabukanews.com

Timika, Tabukanews.com – Kejadian penembakan yang terjadi di Ilaga,  Kabupaten Puncak beberapa waktu lalu.  Rupanya ada tekanan dari pihak lain sehingga kelompok Ilaga melakukan aksi.  

Hal itu dikatakan  Kapolda  Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw mengatakan aksi yang dilakukan terhadap tukang ojek dan pedagang di sekitar Bandara Aminggaru itu karena ada tekanan dari kelompok tertentu, katena tidak ada gerakan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata disana.

Ia menjelaskan, penembakan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata di Ilaga lantaran mendapat tekanan bawaannya di beberapa daerah telah terjadi gerakan, namun tidak ada pergerakan yang dilakukan oleh kelompok yang berada di Ilaga.

"Jadi informasinya mereka mendapat tekanan juga bahwa mereka diam saja, sementara Wamena dan Jayapura sudah berdarah," jelasnya.

Tekanan tersebut membuat kelompok yang berada di wilayah Ilaga melakukan kekerasan, membakar bangunan sekolah yang sudah lama tidak digunakan, beberapa honai kosong dan juga penembakan terhadap tukang ojek dan pedagang.

"Itu yang mereka membuat sedikit reaksi dengan membakar bekas sekolah, kemudian membakar honai yang sudah tidak digunakan lagi kemudian ada beberapa tembakan," ungkapnya.

Usai kejadian tersebut, pemerintah, dan tokoh-tokoh di Ilaga sepakat untuk tetap menjaga kemtibmas setelah prosesi bakar batu.

"Setelah itu mereka bakar batu dan mereka sampaikan bahwa kami tidak mau ganggu Ilaga, jadi nanti kita lihat lagi perkembangannya," katanya. 

Namun Pemerintah setempat sudah menyelesaikan masalah tersebut Sehingga kelompok tersebut juga mengakui itu,  dan mereka berjanji tidak lagi melakukan aksi serupa di Ilaga, namun akan berpindah ke tempat yang lain.  (Tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika